Korea Women’s Assosiation United dalam meningkatkan Kesetaraan Gender

Avatar

- Redaksi

Senin, 13 Maret 2023 - 08:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Istimewa-Maharani

Gambar Istimewa-Maharani

 



Oleh : Maharani (Mahasiswi Ilmu Politik Universitas Jambi)

Kesetaraan gender murupakan hal yang sangat diperjuangkan di setiap negara. Hal ini karena kesetaraan gender bukan hanya tentang hak asasi manusia tetapi juga landasan yang dibutuhkan untuk menciptakan dunia yang sejahtera dan berkelanjutan.

 

Korea Selatan seperti yang kita ketahui termasuk salah satu negara modern dan maju dengan perekonomian yang sangat pesat. Akan tetapi, Korea Selatan menyandang predikat salah satu negara dengan kesenjangan gender yang tinggi. Dilansir dari data World Economic Forum’s, pada tahun 2021 Korea Selatan masuk dalam peringkat ke 102 dari 156 negara dalam hal kesetaraan gender.

BACA JUGA :  Sosialisasi Makanan Sehat dan Bergizi di Peninjauan, Sebagai Upaya Menangani Stunting

 

Pada tahun 1980-an ketika masa perjuangan demokratisasi Korea Selatan banyaknya aksi demontralisasi yang dilakukan oleh masyarakat hal itu memicu para perempuan ikut menyuarakan hak-hak perempuan serta menuntut kesetaraan gender di segala bidang dengan cara membentuk organisasi dan gerakan perempuan.

 

Salah satu organisasi yang terbentuk ialah Korea Women’s Assosiation United. KWAU adalah organisasi payung yang berafiliasi dengan 7 cabang dan 30 women’s Assosiation yang berjuang untuk mencapai kesetaraan gender, demokrasi, dan reunifikasi damai di semenanjung Korea dengan memfasilitasi solidaritas dan aksi kolektif di antara kelompok-kelompok perempuan sejak didirikan pada tahun 1987.

BACA JUGA :  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Surya Khairudin Merlung, Ceramah Penuh Makna dan Hikmah

 

Pada Awal terbentuknya KWAU banyak masyarakat yang memandang organisasi ini negatif KWAU sering dipandang sebagai organisasi yang lebih memprioritaskan transisi demokrasi dari pada memperjuangkan kesetaraan gender.

Pencapaian pertama gerakan solidaritas perempuan datang pada tahun 1983 ketika berbagai kelompok perempuan bersatu untuk mencabut kasus operator telepon perempuan harus pensiun pada usia 25 tahun. Sejak saat itu, organisasi perempuan melakukan aksi bersama melalui beberapa komite advokasi khusus. Beberapa contoh kasus lainnya seperti pelecehan seksual terhadap mahasiswi yang dilakukan oleh polisi di kantor polisi pada tahun 1984, dan kasus penyiksaan seksual pada tahun 1985 yang melibatkan seorang polisi terkenal dan aktivis gerakan buruh perempuan. Dalam keadaan demikian, KWAU sebagai organisasi payung perempuan tetap harus membentuk solidaritas untuk perjuangan perempuan.

BACA JUGA :  Wabub Tanjab Barat H. Hairan, SH Buka Tournamen Takraw Karang Taruna Merlung Cup 1

 

Hingga saat ini KWAU berhasil menunjukkan bahwa mereka berperan penting dalam membangun berbagai kebijakan pemerintah Korea Selatan. KWAU berhasil mempelopori pembentukan kementrian kesetaraan gender pertama di Korea Selatan, serta mengesahkan berbagai Undang-Undang tentang perempuan dan kekerasan seksual.

Berita Terkait

RATUSAN BURUH PT MSS MENGEPUNG PABRIK: BONGKAR INTERVENSI BUPATI & ANGGOTA DEWAN, IZIN PABRIK DIJADIKAN UTAK UTIK GANTI PIMPINAN SERIKAT!
Mobil Camat Muara Papalik Dikejar Anak Harimau, Warga Dihimbau Waspada! Diperkirakan Induknya Ada di sekitar
Waspada! Dua Pengendara Motor Diduga Coba Lakukan Aksi Jambret di Wilayah Tungkal Ulu
BUMDes Badang Sepakat Jual Elpiji di Atas HET, Pangkalan Atas Nama Anak Pengelola, Tak Transparan
DPRD Batang Hari Gelar Rapat Badan Kehormatan, Laksanakan Sidang Kode Etik Demi Tegakkan Kehormatan Lembaga
Warga Desa Sungai Buluh Unjuk Rasa di DPRD Batang Hari, Tuntut PT JDR Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
DPRD Batang Hari Sambut Kunjungan Kerja DPRD Kapuas, Pererat Kerja Sama dan Bertukar Pengalaman
Komisi I dan II DPRD Batang Hari Gelar RDP, Pendalaman Pembahasan LKPJ Tahun Anggaran 2025
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 10:12

RATUSAN BURUH PT MSS MENGEPUNG PABRIK: BONGKAR INTERVENSI BUPATI & ANGGOTA DEWAN, IZIN PABRIK DIJADIKAN UTAK UTIK GANTI PIMPINAN SERIKAT!

Senin, 25 Mei 2026 - 08:09

Mobil Camat Muara Papalik Dikejar Anak Harimau, Warga Dihimbau Waspada! Diperkirakan Induknya Ada di sekitar

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:09

Waspada! Dua Pengendara Motor Diduga Coba Lakukan Aksi Jambret di Wilayah Tungkal Ulu

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:53

BUMDes Badang Sepakat Jual Elpiji di Atas HET, Pangkalan Atas Nama Anak Pengelola, Tak Transparan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:44

DPRD Batang Hari Gelar Rapat Badan Kehormatan, Laksanakan Sidang Kode Etik Demi Tegakkan Kehormatan Lembaga

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:40

DPRD Batang Hari Sambut Kunjungan Kerja DPRD Kapuas, Pererat Kerja Sama dan Bertukar Pengalaman

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:38

Komisi I dan II DPRD Batang Hari Gelar RDP, Pendalaman Pembahasan LKPJ Tahun Anggaran 2025

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:35

DPRD Batang Hari Gelar Rapat Gabungan, Pastikan THR dan Gaji Perangkat Desa Cair Tepat Waktu

Berita Terbaru