JAMBI – Forum Jurnalis Migas (FJM) Provinsi Jambi bersama SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan dan seluruh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Jambi menggelar kegiatan Media Field Trip tahun 2026 di lingkungan kerja PT Pertamina EP Field Jambi, Kenali Kota Jambi, Selasa (23/6/2026). Kegiatan ini bertujuan membangun pemahaman, kepercayaan, dan kolaborasi antara industri hulu migas dengan insan pers di daerah.
Dalam sambutannya, Pjs. Field Manager PT Pertamina EP Field Jambi, Alfian Mayando, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya agenda tersebut. Ia menjelaskan, sebagai tuan rumah, Pertamina EP ingin membuka ruang bagi awak media untuk melihat langsung bagaimana perusahaan menjalankan operasi secara aman, andal, dan bertanggung jawab.
“Melalui kunjungan ini, rekan-rekan media akan menyaksikan kesiapsiagaan penanggulangan keadaan darurat tim Fire & Rescue kami, hingga melihat langsung program pemberdayaan masyarakat berupa budidaya ikan air tawar di Desa Kasang. Ini bukti nyata komitmen kami memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar secara berkelanjutan,” ujar Alfian.
Sementara itu, Ketua Forum Jurnalis Migas (FJM) Provinsi Jambi, Mursyid Sonsang, melaporkan perkembangan organisasi yang kini telah menaungi 59 anggota media dari berbagai kalangan.
Ia menegaskan, FJM memiliki aturan main ketat termasuk persyaratan berbadan hukum dan prinsip pemberitaan berimbang, terverifikasi, serta tervalidasi. Hal ini dilakukan agar peran media sebagai mitra strategis industri dapat berjalan profesional dan menjaga kredibilitas informasi publik.
“Kami tidak membatasi hak wartawan, namun kami menekankan prinsip berita berimbang. Jika terjadi insiden atau musibah, kami memiliki jalur konfirmasi cepat bersama KKKS agar informasi yang disampaikan ke masyarakat akurat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” tegas Mursyid.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata upaya industri migas dalam membuka akses informasi serta mengajak pers berperan aktif menyampaikan pesan bahwa seluruh kegiatan operasi dilakukan demi kepentingan negara dan kemajuan daerah.







