Kopri PMII Jambi di Garda Depan: Tuntut Keadilan atas Penetapan Tersangka Kader Perempuan

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 11 April 2026 - 10:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi – Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) provinsi jambi di Polda Jambi terkait penanganan kasus bentrokan antar organisasi mahasiswa. Sejumlah tuntutan yang disampaikan massa aksi pmii jambi telah mendapat respons dan persetujuan dari pihak kepolisian, khususnya dari Wakapolda Jambi.

Dalam aksi tersebut, PMII menyoroti proses hukum yang dinilai belum berjalan secara adil dan terkesan berat sebelah. Salah satu poin utama yang disuarakan adalah desakan agar penanganan kasus dilakukan secara independen, transparan, serta tidak hanya berfokus pada satu kelompok.

Berdasarkan hasil dialog antara massa aksi pmii jambi dan pihak kepolisian, beberapa tuntutan yang disepakati di antaranya:
1. Mendesak Polda Jambi bersikap independen dalam menangani kasus yang melibatkan 6 orang kader PMII.
2. Mendesak Polda Jambi agar tidak berlebihan dalam intervensi terhadap konflik internal kampus.
3. Mendorong penyelesaian kasus secara internal kampus UIN STS Jambi.
4. Mendesak polda jambi bersikap adil dan bijaksana dalam menyikapi kasus yang berlaku.
5. Mendesak polda jambi mencabut status tersangka terhadap 6 kader PMII.
6. Mendesak polda jambi menindak lanjuti atas terjadinya intimidasi terhadap kader omii pada saat BAP.
7. Mendesak polda jambi mengintervensi kapolres muaro jambi untuk menindak lanjuti laporan kekerasan yang dialami oleh kader pmii agar pelaku cepat ditetapkan sebagai tersangka.
8. meminta polda jambi copot jika saat bertindak dalam kasus tersebut, terindikasi adanya intervensi dari luar sehingga kebijakan yang dilakukan terkesan tidak adil dan bijaksana
9. Meminta polda jambi untuk mengoreksi penerapan pasal yang ditetapkan oleh penyidik.
Massa aksi menyambut hasil tersebut sebagai langkah awal, namun menegaskan bahwa pengawalan terhadap kasus ini akan terus dilakukan hingga benar-benar tuntas.

BACA JUGA :  Puskesmas Sungai Rengas Melaksanakan Lokakarya Mini Lintas Sektor Tahun 2024

Ketua Kopri PC PMII Kota Jambi sahabat tuti hardianti hasibuan dalam pernyataannya menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses hukum, khususnya terkait dua kader Kopri yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

BACA JUGA :  Peristiwa Naas Itu Membuat Listrik di Batang Asam Padam

> “Kami mengapresiasi adanya respons dari pihak kepolisian, namun ini belum selesai. Kami akan terus mengawal sampai benar-benar ada keadilan yang dirasakan oleh kader kami, khususnya dua kader Kopri yang hari ini sedang menghadapi proses hukum,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kader perempuan tidak boleh menjadi korban dari proses hukum yang tidak adil.

BACA JUGA :  Danramil Beserta Tim Berjibaku Padamkan Kebakaran Hebat Di PT LKU

> “Kami menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap kader perempuan. Kopri hadir untuk memperjuangkan keadilan, dan kami tidak akan tinggal diam ketika kader kami diperlakukan tidak adil. Kami ingin proses ini dibuka secara terang dan semua pihak diperlakukan sama di hadapan hukum,” tegasnya.

Aksi tersebut berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berakhir secara kondusif. PMII menegaskan bahwa mereka akan terus melakukan konsolidasi serta langkah lanjutan jika tuntutan yang telah disepakati tidak direalisasikan secara konkret.

Dengan adanya kesepakatan ini, publik kini menunggu komitmen aparat penegak hukum dalam mewujudkan proses yang benar-benar adil dan tidak diskriminatif bagi seluruh pihak yang terlibat.

Berita Terkait

PLN ULP Kuala Tungkal: Pekerjaan Peningkatan Jaringan, Pemadaman Terjadwal Sabtu 9 Mei 2026 Demi Layanan Lebih Andal
Bupati dan Wabub Tanjab Barat Dampingi Gubernur Jambi Tinjau Lokasi Kebakaran Teluk Nilau : Bantuan Mengalir
Dugaan Cabul di Tanjab Barat, Pria 34 Tahun Jadi Tersangka, Korban Remaja 19 Tahun
PT Velindo Aneka Tani Serahkan Rp 2,7 Miliar untuk Pembangunan Kebun Masyarakat
Bupati Anwar Sadat Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Teluk Nilau
Komitmen Majukan Pendidikan! Ketua DPRD Tanjab Barat Hadiri Upacara Hardiknas 2026
Pro Buruh! DPRD Tanjab Barat Terima Audiensi Serikat Pekerja
Dana Desa Rawa Medang Disorot! Rp 134 Juta Diduga Fiktif, Guru Ngaji Dikabarkan Tak Dibayar 3 Tahun
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:16

PLN ULP Kuala Tungkal: Pekerjaan Peningkatan Jaringan, Pemadaman Terjadwal Sabtu 9 Mei 2026 Demi Layanan Lebih Andal

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:53

Bupati dan Wabub Tanjab Barat Dampingi Gubernur Jambi Tinjau Lokasi Kebakaran Teluk Nilau : Bantuan Mengalir

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:09

Dugaan Cabul di Tanjab Barat, Pria 34 Tahun Jadi Tersangka, Korban Remaja 19 Tahun

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:15

PT Velindo Aneka Tani Serahkan Rp 2,7 Miliar untuk Pembangunan Kebun Masyarakat

Senin, 4 Mei 2026 - 23:52

Bupati Anwar Sadat Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Teluk Nilau

Senin, 4 Mei 2026 - 21:28

Pro Buruh! DPRD Tanjab Barat Terima Audiensi Serikat Pekerja

Senin, 4 Mei 2026 - 20:51

Dana Desa Rawa Medang Disorot! Rp 134 Juta Diduga Fiktif, Guru Ngaji Dikabarkan Tak Dibayar 3 Tahun

Senin, 4 Mei 2026 - 12:11

Wabup Katamso Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu untuk Semua

Berita Terbaru