Polisi Lumpuhkan Pelaku Penikaman Berdarah di Kampung Nelayan Tungkal Ilir

Avatar

- Redaksi

Minggu, 27 Juli 2025 - 22:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJABBAR – Sebuah tragedi berdarah terjadi di Jalan Malaga, Kampung Nelayan, Tanjung Jabung Barat, pada Minggu pagi (27/7/2025). Seorang nelayan berusia 41 tahun, Adra, tewas ditikam oleh seorang pelaku bernama Sumanto alias Yanto Semon (47) sekitar pukul 10.30 WIB.

Korban sedang berjalan pulang dari acara syukuran di lingkungan sekitar ketika tiba-tiba diserang oleh pelaku dengan menggunakan senjata tajam. Korban sempat berlari sambil memanggil keluarganya, namun akhirnya terjatuh dan mengalami luka tusuk di bagian dada kiri.

BACA JUGA :  Diduga Ada Preman di SMA Negeri 10 Tanjab Barat Rampas HP Wartawan

Setelah mendapatkan pertolongan dari warga, korban dibawa ke rumah sakit namun sayangnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 11.30 WIB.

Polres Tanjung Jabung Barat segera bergerak cepat setelah mendapatkan laporan dari keluarga korban. Pelaku berhasil diamankan dan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan intensif. Pihak kepolisian masih mendalami motif di balik aksi penikaman ini dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

BACA JUGA :  PT. VAT Gelar Lomba Meriahkan HUT-RI Ke-77

Mendapatkan laporan dari keluarga korban, jajaran Polres Tanjab Barat segera bergerak cepat. Kapolres melalui Kasat Reskrim menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian tindakan dan mengamankan pelaku.

BACA JUGA :  Pemkab Tanjab Barat Siap Terapkan Pidana Kerja Sosial, Sekda Hermansyah: Dukungan Penuh untuk Program Pemasyarakatan

“Pelaku sudah berhasil kami amankan dan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan intensif. Proses penyidikan akan kami lakukan secara profesional sesuai prosedur” ujar petugas melalui laporan resmi kepada pimpinannya

Penikaman ini menjadi sorotan publik karena terjadi di lingkungan padat penduduk dan di siang hari.

Berita Terkait

PETI Menggurita di Sungai Buluh Sejak 1998, Penegakan Hukum Dipertanyakan
Lima Personel Polsek Tungkal Ulu Berhasil Naik Pangkat Periode Juli 2026
PTPN VI Bukit Kausar Berdiri Sebagian di Tanah Lubuk Bernai, Hasil Tes Dua Pemuda Bungkam
Diduga Kades Rantau Benar Mar Up Anggaran Semakin Tersorot
Wilayah Kerja Masuk Desa Lubuk Bernai, Ciptra Soroti Tak Ada Warga yang Bekerja di PTPN VI Bukit Kausar
Tinjau Lahan Sengketa! Ketua kelompok Tani : Dalih PT Agrowiyana Dipatahkan Fakta Sejarah & Koordinat
Tumpukan Kayu Bulian Milik Atik Diduga Tak Berizin Jadi Sorotan Warga Payo Selincah
Dugaan PT Agrowiyana Kuasai Lahan Warga Taman Raja Sepihak, Abaikan Tenaga Kerja Lokal & Kewajiban CSR
Berita ini 242 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:49

PETI Menggurita di Sungai Buluh Sejak 1998, Penegakan Hukum Dipertanyakan

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:02

Lima Personel Polsek Tungkal Ulu Berhasil Naik Pangkat Periode Juli 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:23

Firmansyah Ketua DPD GERAK INDONESIA Jambi Laporkan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan ke Polda Jambi

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:38

Diduga Kades Rantau Benar Mar Up Anggaran Semakin Tersorot

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:18

Wilayah Kerja Masuk Desa Lubuk Bernai, Ciptra Soroti Tak Ada Warga yang Bekerja di PTPN VI Bukit Kausar

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:36

Perkuat Industri Hulu Migas: Dari Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Hingga Budidaya Ikan

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:16

Pertamina EP Jambi Peragakan Penanganan Kebakaran Sumur Migas, Jurnalis Saksikan Langsung Kesiapsiagaan Tim HSSE

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:24

Eksplorasi Migas Semakin Agresif, SKK Migas: Media Mitra Edukasi Penting Bagi Masyarakat

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Fadhil Resmikan Gedung Koperasi Sawit Dano Bangko

Senin, 29 Jun 2026 - 22:53