Penyakit DBD Meningkat di Marosebo Ulu, Kapus Dedi Minta Desa Harus Gotong Royong

Avatar

- Redaksi

Jumat, 2 Februari 2024 - 18:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANGHARI, Inspirasijambi.com – Banjir melanda warga di Kecamatan Marosebo Ulu, Kabupaten Batanghari beberapa pekan terakhir berdampak pada kesehatan masyarakat, Jum’at (02/02/2024).

DBD hingga saat ini terus meningkatkan, terpantau banyaknya masyarakat yang terdampak penyakit Demam berdarah atau disebut DBD.

BACA JUGA :  Tim U-15 Marosebo Ulu Berhasil Meraih Juara 1 Piala Askab PSSI Batanghari

Rata-rata kasus penyakit Demam berdarah di kalangan Masyarakat baik yang tua maupun muda.

Dedi Damhudi, SKM Kepala Puskesmas Sungai Rengas menuturkan, kasus Demam berdarah berkemungkinan dampak banjir.

“Rata-rata data yang dirawat di puskesmas Sungai Rengas 40% suspek DBD,” Tutur Dedi.

BACA JUGA :  Berdiri Sekian Tahun, BUMDesa Lampisi Diduga Tak Beri Manfaat Nyata, Aset dan Pendapatan Diduga Dikuasai Sepihak

Dia mengatakan, untuk kasus Demam berdarah ini bervariasi yang terdampak.

“Ada anak-anak dan dewasa pun ada. Yang trombositnya rendah langsung rujuk ke Bulian,” Katanya.

Dedi berharap agar seluruh elemen dan pemangku kebijakan bersama-sama untuk gotong royong agar masyarakat terhindar penyakit Demam berdarah.

BACA JUGA :  Alat Penambang Dirusak Masyarakat, Para Penambang Tutup Jalan Akses Menuju Limbur Bungo

“Melalui pemerintah desa setempat, kami sangat berharap agar desa-desa di Marosebo Ulu ini mengadakan gotong royong untuk lingkungannya. Agar kita semua tidak terdampak penyakit DBD ini,” Harapnya.

Berita Terkait

Gudang Berpagar Seng di Jambi Diduga Jadi Sarang BBM Ilegal, Warga Resah Terancam Bahaya Kebakaran!
SEKDA Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat
BUMDesa Lampisi Fakum, Ekskavator Tak Masuk Kas: PMD Akan Turun Gunung
Ketua BUMDesa Lampisi Mengaku Fakum 2 Tahun, Sewa Ekskavator Diduga Tidak Masuk Kas!
Bersama Ketua DPRD, Bupati Anwar Sadat Kukuhkan Prestasi: Tanjab Barat Raih WTP ke-8 Kali Berturut-turut
Sitaan Lobster Rp7 Miliar: Pelepasan Misterius, Media Pertanyakan Keterbukaan
Peringatan 80 Tahun Pemkot Jambi, Bupati Anwar Sadat Resmikkan Sinergi Strategis : Tanjab Barat dan Kota Jambi Melangkah Bersama Wujudkan Kesejahteraan
Berdiri Sekian Tahun, BUMDesa Lampisi Diduga Tak Beri Manfaat Nyata, Aset dan Pendapatan Diduga Dikuasai Sepihak
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:02

Gudang Berpagar Seng di Jambi Diduga Jadi Sarang BBM Ilegal, Warga Resah Terancam Bahaya Kebakaran!

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:37

SEKDA Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:36

BUMDesa Lampisi Fakum, Ekskavator Tak Masuk Kas: PMD Akan Turun Gunung

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:40

Ketua BUMDesa Lampisi Mengaku Fakum 2 Tahun, Sewa Ekskavator Diduga Tidak Masuk Kas!

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:13

Bersama Ketua DPRD, Bupati Anwar Sadat Kukuhkan Prestasi: Tanjab Barat Raih WTP ke-8 Kali Berturut-turut

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:04

Peringatan 80 Tahun Pemkot Jambi, Bupati Anwar Sadat Resmikkan Sinergi Strategis : Tanjab Barat dan Kota Jambi Melangkah Bersama Wujudkan Kesejahteraan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:06

Berdiri Sekian Tahun, BUMDesa Lampisi Diduga Tak Beri Manfaat Nyata, Aset dan Pendapatan Diduga Dikuasai Sepihak

Senin, 1 Juni 2026 - 14:30

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkab Tanjab Barat Tekankan Pengamalan Nilai Luhur Sebagai Kekuatan Hadapi Tantangan Global

Berita Terbaru