Terdata Di BPN Provinsi Jambi, Kawasan Hutan Cagar Alam Dan Produksi Di Tanam Kelapa Sawit, Nurkholis Anggota DPRD Komisi l Tanjabbar Sebut, Hukum Jangan Tajam Kebawah Tumpul Ke Atas.

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 25 Maret 2023 - 13:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjabbar – Hutan Cagar Alam (CA) di Desa Dusun Mudo, Kecamatan Muara Papalik, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi kini sudah sirna dan diduga pelaku perambahan tersebut tidak terungkap.

Padahal aturan dan perundang-undangan di Indonesia mengegaskan hal tersebut termasuk tindakan perbuatan kejahatan.

Terdatanya oleh BPN Provinsi Jambi terkait hutan cagar alam di tanami Kelapa Sawit oleh PT Citra Koprasindo Tani, namun sampai saat ini tidak ada kabar kelanjutan persoalan tersebut.

Menurut data BPN Provinsi Jambi, PT Citra Koprasindo Tani menanam sawit inti perusahaan di atas hutan cagar Alam (CA), seluas 161,09 hektar. Dan terdata dua titik  di atas hutan produksi, titik pertama seluas  389,64 hektar,  dan titik kedua 74, 85 hektar.

Menurut narasumber, dan juga warga setempat, mengatakan perihal tersebut sudah dilaporkan ke pihak kepolisian namun sampai kini tidak ada kejelasan.

” Sudah kami laporkan kepihak kepolisian waktu itu, bahkan ke mabes” ucap narasumber, yang enggan namanya disebutkan.

BACA JUGA :  Bermental Pereman, PJS Kades Merlung Tinju Pintu Seraya Usir Dan Menantang Wartawan Berkelahi Usai Diajukan Pertanyaan

Lebih lanjut narasumber mengakui di pintai keterangan oleh kepolisian waktu itu selama delapan jam.

“Saya dipintai keterangan selama delapan jam, dan setelah itu tidak ada lagi kabar berita nya” ujar narasumber.

Di sisi lainnya, pihak perusahaan PT Citra Koprasindo Tani melalui salah seorang petinggi perusahaan tersebut, saat dikonfirmasi Via WhatsApp pada beberapa waktu lalu enggan berkomentar, sebaliknya, petinggi perusahaan ini malah memblokir no awak media.

Begitupun Humas kebunnya, PT Citra Koprasindo Tani, David saat dikonfirmasi tidak merespon lagi malah ikut langkah atasannya dengan cara memblokir no awak media.

Beberapa kali awak media mencoba mendatangi kantor kebun perusahaan PT Citra Koprasindo Tani guna konfirmasi namun selalu gagal bertemu dengan manager maupun dengan humas perusahaan ini.

Kendati demikian awak media mencoba mengkonfirmasi data BPN ini ke seseorang yang bekerja di BKSDA Provinsi Jambi, namun alih-alih mau menjawab, pihak BKSDA ini malah memblokir WhatsApp masuk.

BACA JUGA :  11 Rumah Di Desa Pematang Pauh, Tungkal Ulu Di Hantam Puting Beliung, Termasuk Rumah Kades.

Begitupun pihak Dinas Hutan Provinsi Jambi diduga bernama Andri salah satu Kabid PPH, saat dikonfirmasi via WhatsApp tidak merespon sama sekali.

Nurkholis, ST., anggota DPRD Komisi l Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik,  Kabupaten Tanjung Jabung Barat, saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya saat konfirmasi persoalan tersebut kepihak perusahaan, tidak ada jawaban dari PT Citra Koprasindo Tani.

” Sebelumnya ini, kalau tidak salah pernah bermasalah dengan KUD terkait plasma ” sebut Nurcholis saat dikonfirmasi via WhatsApp 24/3/2023.

Lebih lanjut Anggota DPRD Tanjabbar ini menerangkan.

” Ditambah lagi ada dugaan pengarapan lahan HP dan Cagar Alam (CA), ini yang keluarkan datapun lembaga yang kompeten di bidangnya, tentunya ” Sebut Nurkholis.

Sementara ini, saya sendiri (Nurkholis-red) belum mendapatkan konfirmasi dari pihak PT CKT. Kita tunggu saja tanggapan nya, ujar Anggota DPRD Tanjabbar ini ke awak media.

BACA JUGA :  GMNI Jambi dan Petani Mandiri Desa Purwodadi Bersatu : Lawan Dominasi PT TML dalam Sengketa Lahan yang Mengakar!

Kalau memang benar data dan dugaan ini, pihak dinas kehutanan Provinsi dan Kementerian KLHK harus tindak tegas, karna tempo hari ada masyarakat yang ditangkap menggarap hutan di Desa Muara Danau, beber Nurkholis.

Lebih lanjut Nurkholis menegaskan “jangan sampai perihal nya serupa namun tindakan hukumnya tajam kebawah tumpul ke atas” Tambahnya.

Kalau masyarakat yang turun demo menuntut keadilan, kan mereka sendiri yang repot, pungkas Nurkholis.

Lain dari pada itu, Nurkholis mengatakan, pemberi izin juga harusnya evaluasi berkalalah, sebab banyak nian kasus perusahaan garap lahan diluar HGU, khususnya di Tanjung Jabung Barat. Jangan beri kelonggaran karna sudah diatur sanksi-sanksi diperaturan perundang-undangan nya jika dilanggar, Tutup anggota DPRD komisi I ini (Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tikungan “S” Tungkal Ulu Disebut Tikungan Maut, Truk Expedisi Terjun ke Jurang
Truk Nopol W 9416 UH Tabrak Kabel PLN, Kecamatan Tungkal Ulu dan Batang Asam Padam Listrik
Gangguan Kelistrikan di Tanjung Jabung Barat: PLN Respon Cepat, Pemulihan Berlangsung
PETI Marak di Padang Kelapo, 30 Titik Tak Tersentuh Penegak Hukum, Kades Bungkam
Polres Tanjab Barat Himbau Sepeda Listrik Dilarang di Jalan Raya
BUMDesma Astan Jaya Raih Sukses Gemilang, Dorong PAD 6 Desa di Kecamatan Batang Asam Naik Signifikan
Polres Tanjung Jabung Barat Himbau Mobil Angkutan Kelapa Sawit Gunakan Jaring Pengaman
Jalan Lintas Timur Merlung Tanjab Barat Rusak Parah, Satu Truk Alami Kerugian
Berita ini 200 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:29

PLTA PT. KMH Gelar Coffe Morning Bersama Media dan LSM, Bantah Tuduhan Penyebab Danau Kerinci Mengering

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:48

Albert Chaniago Lanjutkan Reses di Tanjung Pasir, Fokus Dengarkan Keluhan Infrastruktur

Kamis, 5 Februari 2026 - 21:59

Diduga Pengusaha Wifi Ilegal Asal Tebo Melenggang di Renah Mandaluh, Ganggu PLN

Kamis, 5 Februari 2026 - 13:37

Albert Chaniago Tampung Aspirasi Masyarakat Suak Labu dalam Reses DPRD Tanjab Barat

Kamis, 5 Februari 2026 - 13:31

Anggota DPRD Hasan Basyri Harahap Serap Aspirasi Masyarakat Melalui Reses di Desa Pematang Lumut

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:25

Tikungan “S” Tungkal Ulu Disebut Tikungan Maut, Truk Expedisi Terjun ke Jurang

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:05

Truk Nopol W 9416 UH Tabrak Kabel PLN, Kecamatan Tungkal Ulu dan Batang Asam Padam Listrik

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:57

Polres Batanghari Gelar Coffe Morning, Kasat Reskrim Jelaskan Proses Penyelidikan Pengeroyokan Wartawan di Desa Bungku

Berita Terbaru