Pengolahan Emas Illegal di Batanghari Dibongkar, 12 Orang Diamankan Beserta Barang Bukti Ratusan Juta

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANGHARI – Unit Reskrim Polsek Mersam berhasil membongkar aktivitas pengolahan emas illegal (PETI) di rumah Sdr. Agus, Rt.15 Desa Pematang Gadung, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, pada Rabu malam (26/2/2026). Penindakan ini dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan informasi dari masyarakat pada hari sebelumnya, Rabu tanggal 25 Februari 2026.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, personil Unit Reskrim Polsek Mersam segera berkoordinasi dengan Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Batanghari. Sekira pukul 21.00 WIB, gabungan tim tiba di lokasi dan langsung mengamankan 12 terduga pelaku yang sedang berlangsung kegiatan pengolahan emas illegal. Dari 12 orang tersebut, terdiri dari 1 orang pengepul/pembeli, 2 orang pekerja, dan 9 orang penjual.

BACA JUGA :  Hasifni Alias Abun Terpilih Jadi Kades Merlung Melalui PAW

Selain mengamankan para pelaku, tim juga menyita sejumlah barang bukti yang cukup signifikan, antara lain uang tunai sebesar Rp65.615.000, emas seberat 166,57 gram, 3 buah pinset besar, 1 buah pinset kecil, 1 toples berisi pijar warna putih seberat sekitar 1 kg, 1 bungkus plastik klip, 1 alat bakar emas, dan batok alas bakar.

BACA JUGA :  Bupati Kukuhkan Ratusan Relawan Pemadam Kebakaran Di Tungkal Ulu

Selanjutnya, para terduga pelaku beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Batanghari untuk dimintai keterangan lebih lanjut dan proses hukum yang sesuai.

Saat dikonfirmasi media, Kasat Reskrim Polres Batanghari, AKP M. Fachri Rizky, S.Tr.K, S.I.K, M.H, membenarkan peristiwa tersebut. Beliau menegaskan bahwa Sat Reskrim akan terus melakukan penindakan tegas terhadap segala kegiatan PETI di wilayah hukum Polres Batanghari.

BACA JUGA :  Polri Akan Gelar Pasukan Ketupat, Dan Kapolri Harap Mudik Berjalan Lancar Dan Aman.

“Kami tidak akan mentolerir kegiatan pengolahan emas secara illegal. Terhadap para pelaku, akan dilakukan proses hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” tegas AKP M. Fachri Rizky.

Penindakan ini menjadi bukti keseriusan kepolisian dalam memberantas praktik PETI yang merugikan negara dan merusak lingkungan, serta menjaga ketertiban dan hukum di wilayah Batanghari.

Berita Terkait

Bupati Anwar Sadat Tegaskan Komitmen Tuntaskan Temuan BPK Seiring Disahkannya Pertanggungjawaban APBD 2025
Paripurna DPRD Tanjab Barat Sahkan Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemkab Siap Tuntaskan Temuan BPK
Bupati Anwar Sadat Resmikan Posyandu 6 SPM, Ubah Jadi Pusat Layanan Terpadu di Tanjab Barat
Bupati Tanjab Barat Tinjau Dermaga Apung Ambruk, Janji Perbaikan Segera
PETI Menggurita di Sungai Buluh Sejak 1998, Penegakan Hukum Dipertanyakan
Lima Personel Polsek Tungkal Ulu Berhasil Naik Pangkat Periode Juli 2026
Firmansyah Ketua DPD GERAK INDONESIA Jambi Laporkan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan ke Polda Jambi
PTPN VI Bukit Kausar Berdiri Sebagian di Tanah Lubuk Bernai, Hasil Tes Dua Pemuda Bungkam
Berita ini 166 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 23:30

Bupati Anwar Sadat Tegaskan Komitmen Tuntaskan Temuan BPK Seiring Disahkannya Pertanggungjawaban APBD 2025

Senin, 13 Juli 2026 - 23:25

Paripurna DPRD Tanjab Barat Sahkan Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemkab Siap Tuntaskan Temuan BPK

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:47

Bupati Anwar Sadat Resmikan Posyandu 6 SPM, Ubah Jadi Pusat Layanan Terpadu di Tanjab Barat

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:43

Bupati Tanjab Barat Tinjau Dermaga Apung Ambruk, Janji Perbaikan Segera

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:49

PETI Menggurita di Sungai Buluh Sejak 1998, Penegakan Hukum Dipertanyakan

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:23

Firmansyah Ketua DPD GERAK INDONESIA Jambi Laporkan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan ke Polda Jambi

Minggu, 28 Juni 2026 - 17:20

PTPN VI Bukit Kausar Berdiri Sebagian di Tanah Lubuk Bernai, Hasil Tes Dua Pemuda Bungkam

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:38

Diduga Kades Rantau Benar Mar Up Anggaran Semakin Tersorot

Berita Terbaru