Diduga Mark Up Anggaran, Rehab Kantor Kepsek SMPN 20 Tanjab Barat Jadi Sorotan

Avatar

- Redaksi

Kamis, 21 Agustus 2025 - 17:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjab Barat – Rehab ruang kantor Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri Nomor 20 Tanjung Jabung Barat, Kecamatan Merlung, menjadi sorotan setelah diduga terjadi mark up anggaran. Proyek yang menelan anggaran signifikan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2025 ini menimbulkan kecurigaan di kalangan masyarakat.

Seorang arsitek yang enggan disebutkan namanya mengatakan kepada media ini bahwa subkontraktor pelaksana proyek tersebut diduga kuat melakukan mark up anggaran. Menurutnya, dengan nominal anggaran Rp. 180.000.000, seharusnya perbaikan yang dilakukan bisa lebih maksimal.

BACA JUGA :  Sinergi Kunci Keberhasilan, Bupati Anwar Sadat Tegaskan Kolaborasi Penuh Pemkab dan DPRD Sambut APBD 2027

“Dengan anggaran sebesar itu, dinding beton yang retak bisa dibongkar, pintu yang tidak layak pakai bisa diganti, kayu yang rapuh bisa mereka beli. Ini sudah pasti ada yang tidak beres,” ujarnya.

Ia juga mendesak agar kasus ini segera dilaporkan kepada Ambok Anta selaku Kasi Kesra, dan Dahlan, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Tanjab Barat, agar mereka tidak lalai dalam mengawasi penggunaan anggaran pendidikan.

BACA JUGA :  Semangat Kemerdekaan RI ke-81: PT DAS Gelar Turnamen Sepak Bola, Resmi Dibuka GM DAS Grup Candra Sihombing

“Kalau tidak ada tanggapan dari pihak Dinas Pendidikan, berarti ada dugaan mereka berkolaborasi dengan subkontraktor dan menerima suap. Karena rehab ruangan kantor Kepsek ini sudah dipastikan mark up anggaran,” tegasnya.

Dengan adanya pemberitaan ini, diharapkan Pemerintah Daerah (Pemda) dapat memberikan tindakan tegas kepada subkontraktor sebagai pengguna APBD.

BACA JUGA :  Diduga Tanah Warisan di Taman Raja Sengketa Dengan PT Agro Wiyana, Masyarakat Berharap Pemkab Tanjab Barat dapat Selesaikan Masalah

Subkontraktor yang diketahui bernama Misran, saat dikonfirmasi pada Rabu, 20 Agustus 2025, membantah tudingan tersebut. Ia mengatakan bahwa penggantian pintu yang tidak layak pakai tidak termasuk dalam Rincian Anggaran Belanja (RAB). “Kami cuma tahu atap sama rangka baja, kerusakan lainnya di ruangan yang kami rehab itu di luar RAB kami,” jelasnya.

Kasus ini masih dalam penelusuran lebih lanjut. Masyarakat berharap (Jangcik)

Berita Terkait

PLN ULP Kuala Tungkal Bagikan 6 Cara Aman Kelola Listrik di Rumah Tangga
Diduga Surat Hibah Palsu, Firmansyah Serahkan Bukti ke Ditreskrimum Polda Jambi
PLN ULP Kuala Tungkal Tegaskan Bayar Listrik Tepat Waktu! Setiap Tanggal 20
Diduga Kayu Ilegal Melintas Bebas di Kenali Asam Bawah, Dikawal Udin
Asap Pekat Selimuti Lubuk Bernai, Kebakaran Diduga di Kawasan PT RHM Ancam Kesehatan Warga
Bumdesma Astan Jaya, Mitra BPJS ketenagakerjaan Tanjab Barat, Salurkan Santunan Jaminan Kematian RP42 Juta untuk Mustapa
Resmi Menjabat, Kasus Kematian Sifa Jadi PR Besar Kapolres Batanghari yang Baru
Tim Karhutla Polsek Tungkal Ulu Lakukan Groundcheck Hotspot di Desa Suban Batang Asam
Berita ini 140 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 11:51

PLN ULP Kuala Tungkal Bagikan 6 Cara Aman Kelola Listrik di Rumah Tangga

Kamis, 24 September 2026 - 13:05

Diduga Surat Hibah Palsu, Firmansyah Serahkan Bukti ke Ditreskrimum Polda Jambi

Kamis, 24 September 2026 - 09:05

PLN ULP Kuala Tungkal Tegaskan Bayar Listrik Tepat Waktu! Setiap Tanggal 20

Sabtu, 19 September 2026 - 15:40

Diduga Kayu Ilegal Melintas Bebas di Kenali Asam Bawah, Dikawal Udin

Jumat, 18 September 2026 - 20:49

Asap Pekat Selimuti Lubuk Bernai, Kebakaran Diduga di Kawasan PT RHM Ancam Kesehatan Warga

Selasa, 15 September 2026 - 19:00

Resmi Menjabat, Kasus Kematian Sifa Jadi PR Besar Kapolres Batanghari yang Baru

Selasa, 15 September 2026 - 08:01

Tim Karhutla Polsek Tungkal Ulu Lakukan Groundcheck Hotspot di Desa Suban Batang Asam

Minggu, 13 September 2026 - 14:43

Pertamina Hulu Rokan Zona 1 Gandeng Ade Rai, Bangun Budaya Hidup Sehat Pekerja

Berita Terbaru