Ratusan Petani Tanjung Jabung Barat Jalan Kaki Ke Istana Presiden Tuntut PT TML & PT WKS

Avatar

- Redaksi

Rabu, 4 Desember 2024 - 17:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia – Hanya bermodal  semangat yang kuat serta harapan yang besar 500 orang perwakilan petani Jambi dan Riau melakukan aksi jalan kaki atau long march menuju Istana Negara di Jakarta, saat ini para petani tersebut sudah sampai di Bakauheni Provinsi Lampung. Pada Rabu (4/12/2024)

Aksi long march tersebut diikuti oleh petani dari Suku Sakai Rantau Bertuah dan masyarakat Desa Kota Garo, Kabupaten Kampar, masyarakat Kabupaten Indragiri Hulu, petani Desa Delima, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dan Suku Anak Dalam (SAD) Dusun Lamo Pinang Tinggi, Kabupaten Batanghari.

BACA JUGA :  Bupati Kerinci Adirozal Hadiri Peringatan HKG PKK Ke-51 Tahun 2023

Terkhusus petani yang berasal dari Desa Delima, Kecamatan Tebing Tinggi, kabupaten Tanjung Jabung Barat. Adapun yang menjadi tuntutannya adalah, pertama meminta Menteri Kehutanan dan Menteri ATR/BPN untuk segera menerbitkan sertifikat melalui Program Tora seluas 1.503 На kepada 520 KK yang dikuasai puluhan tahun oleh masyarakat Dusun Delima Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang diklaim oleh izin konsesi HTI PT WKS (Sinar Mas Group), Ini sesuai dengan surat Menteri Kehutanan Nomor:S.406/Menhut- VII/2004 Prihal Persetujuan Enclave Dusun Delima. Dan Surat Bupati Tanjung Jabung Barat dengan Nomor : 522/1709/Eko prihal Persetujuan Enclave Dusun Delima.

BACA JUGA :  Pelangsiran BBM Subsidi di SPBU Rantau Puri Tak Tersentuh APH

Kedua meminta kepada Presiden dan Kementerian ATR/BPN agar segera mengembalikan lahan 1.008 ha kepada 474 KK masyarakat Desa Delima, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat Jambi, yang saat ini dikuasi/direbut oleh PT Trimitra Lestari. Mereka (PT Trimitra Lestari-red) beralasan perusahaan salah, karena objek HGU berbeda berdasarkan HGU No 1 dan HGU 2 yang terbit pada tahun 1999 terletak di Desa Kuala Dasal, bukan di Desa Delima.

Selain itu, Kecamatan juga salah alamat, yang mana seharusnya di Kecamatan Tungkal Ulu bukan di Kecamatan Tungkal Ilir, sementara Dusun Delima berada di Kecamatan Tungkal Ilir.
Hal ini juga disebabkan lemahnya penyelesaian yang dilakukan pemerintah Tanjung Jabung Barat.
Menurut selamat salah seorang petani bahwa konflik dengan PT TML ini sudah dibawa ke GTRA dan sudah dilakukan peninjauan lapangan,namun kenyataannya tidak ada langkah konkret yang dibuat oleh pemkab tanjung Jabung barat.

BACA JUGA :  Simak Perkembangan Potensi Cuaca Saat Tahun Baru

Bahkan seakan – akan pemkab Tanjung Jabung Barat diam melihat situasi ini. Atas dasar itulah kami menuju istana agar dapat diselesaikan dengan benar tutupnya.

Penulis : Nur
Editor : Wapimred

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Waspada Pencurian Kabel PLN! Laporkan Langsung Lewat 123 atau Aplikasi PLN Mobile
PLN ULP Kuala Tungkal Gelar Edukasi Keamanan Listrik: dari Rumah Tangga Hingga Penanganan Musim Hujan
BONGKAR! Pengurus dan Bendahara KUD Karya Jaya Diduga Menggelapkan Dana Replanting 2025, Bendahara Bungkam
Kandang Ayam Tanpa Izin di Tanjab Barat: Bau Busuk dan Lalat Mengganggu, Masyarakat Merlung Terganggu
Polres Tanjab Barat Gelar Bakti Sosial Jelang Lebaran, Berikan Bantuan dan Baju Lebaran untuk Anak Panti Asuhan
Ramadhan Penuh Berkah: PLN ULP Kuala Tungkal Bagikan Santunan untuk Anak Yatim di Panti Asuhan Budiman Tebing Tinggi
SKK Migas – Jindi South Jambi Perkuat Sinergi Dengan Media Lewat Buka Bersama
Jelang IdulFitri 2026, Pemkab Tanjab Barat Gelar Pasar Murah untuk Jaga Stabilitas Harga
Berita ini 184 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:02

Waspada Pencurian Kabel PLN! Laporkan Langsung Lewat 123 atau Aplikasi PLN Mobile

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:10

PLN ULP Kuala Tungkal Gelar Edukasi Keamanan Listrik: dari Rumah Tangga Hingga Penanganan Musim Hujan

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:05

BONGKAR! Pengurus dan Bendahara KUD Karya Jaya Diduga Menggelapkan Dana Replanting 2025, Bendahara Bungkam

Senin, 23 Maret 2026 - 12:57

Kandang Ayam Tanpa Izin di Tanjab Barat: Bau Busuk dan Lalat Mengganggu, Masyarakat Merlung Terganggu

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:52

Ramadhan Penuh Berkah: PLN ULP Kuala Tungkal Bagikan Santunan untuk Anak Yatim di Panti Asuhan Budiman Tebing Tinggi

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:07

Jelang IdulFitri 2026, Pemkab Tanjab Barat Gelar Pasar Murah untuk Jaga Stabilitas Harga

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:02

Wabub Katamso Pastikan Kesiapan Tanjab Barat Sambut Idul Fitri 1447 H dalam Rakor Bersama Pemprov Jambi

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:27

Himbau Keras: Pedagang Pasar Sungai Rengas Dilarang Berjualan Dekat Jalan Aspal, Minimal 1,5 Meter dari Tepi!

Berita Terbaru