Sopir Angkutan Batubara Keluhkan Pungli di Jalan Lintas Timur, Begini Keluh Kesah Nya

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 21 September 2024 - 13:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJABBAR – Beberapa orang sopir angkutan batubara dari Kabupaten Tebo menuju dermaga bongkar di Tungkal Ulu mengeluhkan adanya pungutan liar di jalan Lintas Timur, di Wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi.

Sopir berharap melalui surat kabar dapat menyampaikan keluhannya kepada Aparat Penegak Hukum ( APH ) karena sudah sekian lama mereka terganggu oleh Pungli yang tidak kunjung di tindak.

Sopir inisial S dan D mengatakan, “Kami minta tolong nian bang, saro nian kami sudah dipungut setiap hari, dengan nominal Rp. 30.000/mobil, setiap kali kami lewat. Itu satu sopir yang mereka pinta” keluhnya ke awak media Via WhatsApp. Pada Sabtu (21/9/2024)

BACA JUGA :  Babinsa Pasir Panjang Dorong Pedagang Jajanan Makanan Yang Steril

Menurut sopir ini, ada beberapa pos pungutan di wilayah Tanjung Jabung Barat, masing-masing pos ini para sopir sekali lewat wajib membayar Rp. 30.000 dan di wajib kan setiap mobil angkutan batubara.

“Rp. 30.000 itu satu tempat (pos-red), ini ada sekitar lebih kurang empat tempat. Belum lagi hal-hal yang lain, kalau kami bocor Ban, terpaksa kami diam ditempat dengan perut yang keroncongan tanpa makan” imbuhnya

“Karena uang makan kami habis dibayarkan kepada mereka yang melanggar Hukum yang termasuk dalam pasal 368 ayat 1, sudah jelas itu ada Pidananya, kenapa oknum dari Hukum tidak menindak hal seperti itu” tambah si-sopir.

BACA JUGA :  Rakor Camat dan Lurah di Betara, Bupati Anwar Sadat Tekankan Sinkronisasi Program hingga Penanganan Sampah

Lebih lanjut sopir angkutan batubara dari kabupaten Tebo ini bingung terhadap kepolisian, hingga dirinya berpikir, ada apa dengan kepolisian sehingga pungutan tersebut masih belum di tindak.

“Apakah mereka ada kolaborasi untuk melakukan Pungli dijalan. Kalau kami sebagai sopir ini, kami untuk mencari kehidupan untuk anak istri kami, jajan untuk anak sekolah, itu rutin setiap hari kami penuhi, belum lagi kebutuhan rumah tangga lainnya” katanya

BACA JUGA :  Syukuri Hasil Panen, PKK Desa Kembang Seri Baru Tampilkan Tradisi Membuat Obat 1 Muharram

Kami sebagai Sopir saat ini, sebagian ada yang bontot nasi dari rumah sendiri, karena kami memenuhi pembayaran Pungli di jalan lintas timur, sekali lagi kami mohon tolong hal ini Abang laporkan kepada yang berwajib bang, katanya.

Lanjutnya, kalau mereka Proposional langsung saja sama bos kami, jadi kami tidak merasa terusik, kalau kami ini cuma sebagai sopir biasa, beraktitas untuk kebutuhan hidup anak istri kami, ujarnya.

Penulis: Jangcik
Editor: Wapimred

Berita Terkait

Bendahara Desa Rawa Medang Akui Dana di Atas Rp 50 Juta Ditarik & Disimpan Langsung Oleh Kades
Dugaan Penyimpangan Dana Desa Rawa Medang, Kadis PMD Tegas: Kami Panggil Pekan Depan, Akan Selidiki & Libatkan Inspektorat!
Dugaan Penyimpangan Dana Desa Rawa Mefang, Kadis PMD Tegas: Kami Panggil Pekan Depan, Akan Selidiki & Libatkan Inspektorat!
Malam Perpisahan Kajari Anton Rahmanto, Pemkab Tanjab Barat Sampaikan Apresiasi Penuh Haru
Wabub Katamso Sambut Tim Kementerian Kehutanan, Mangrove Pangkal Babu Diproyeksikan Jadi Pilar Ketahanan Pesisir
Bupati Anwar Sadat Sambut Menkes dan Gubernur Jambi di RSUD kH Daud Arif, Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Daerah
PLN ULP Kuala Tungkal: Pekerjaan Peningkatan Jaringan, Pemadaman Terjadwal Sabtu 9 Mei 2026 Demi Layanan Lebih Andal
Bupati dan Wabub Tanjab Barat Dampingi Gubernur Jambi Tinjau Lokasi Kebakaran Teluk Nilau : Bantuan Mengalir
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:04

Bendahara Desa Rawa Medang Akui Dana di Atas Rp 50 Juta Ditarik & Disimpan Langsung Oleh Kades

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:58

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Rawa Medang, Kadis PMD Tegas: Kami Panggil Pekan Depan, Akan Selidiki & Libatkan Inspektorat!

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:55

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Rawa Mefang, Kadis PMD Tegas: Kami Panggil Pekan Depan, Akan Selidiki & Libatkan Inspektorat!

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:03

Malam Perpisahan Kajari Anton Rahmanto, Pemkab Tanjab Barat Sampaikan Apresiasi Penuh Haru

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:59

Wabub Katamso Sambut Tim Kementerian Kehutanan, Mangrove Pangkal Babu Diproyeksikan Jadi Pilar Ketahanan Pesisir

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:16

PLN ULP Kuala Tungkal: Pekerjaan Peningkatan Jaringan, Pemadaman Terjadwal Sabtu 9 Mei 2026 Demi Layanan Lebih Andal

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:53

Bupati dan Wabub Tanjab Barat Dampingi Gubernur Jambi Tinjau Lokasi Kebakaran Teluk Nilau : Bantuan Mengalir

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:09

Dugaan Cabul di Tanjab Barat, Pria 34 Tahun Jadi Tersangka, Korban Remaja 19 Tahun

Berita Terbaru