Proyek Drainase Jalan di Sungai Rengas Diduga Siluman dan Terkesan Asal Jadi

Avatar

- Redaksi

Rabu, 7 Agustus 2024 - 10:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANGHARI — Pembangunan drainase atau saluran air di jalan lintas Jambi – Muara Bungo tepatnya di Kelurahan Simpang Sungai Rengas, Kecamatan Marosebo Ulu, kabupaten Batanghari Jambi, diduga proyek siluman.

Pasalnya, pembangunan drainase tersebut dibangun asal jadi dan tak memiliki papan informasi proyek.

Menurut inisial AM, salah seorang pekerja proyek saat ditemui wartawan media ini, mengatakan bahwa pekerjaan proyek pembangunan drainase sudah berjalan beberapa Minggu.

Namun tidak terlihat papan informasi proyek yang terpasang mulai dari awal pekerjaan hingga saat berita ini terbit.

“Kami disini baru bekerja dengan upah harian Rp. 100.000,-. Kami warga sinilah yang bekerja, kalau pengawasnya kami tidak tau, kami hanya tau sama bang bakar Sengkati karena dia yang memberikan kami pekerjaan ini. Jika proyek ini kami tidak tau pengawas dan proyek siapa,” Ujar Pekerja.

BACA JUGA :  Sebanyak 950 Kuota PPPK Di Kabupaten Batanghari, Bupati : Ini Adalah Peluang Besar Bagi Tendik Non ASN

Jadi tanda tanya beberapa warga setempat yang sering lalu-lalang. Sebab hingga saat ini bahkan proses tahap Finishing papan informasi belum terpasang di lokasi.

Seperti diketahui, sesuai amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012.

Dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.

BACA JUGA :  Babinsa Pasir Panjang Dorong Pedagang Jajanan Makanan Yang Steril

Papan proyek merupakan implementasi azas transparansi, sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam proses pengawasan proyek yang bersumber dari pemerintah ini.

“Semestinya pihak pemborong atau kontraktor harusnya memasang papan informasi proyek, agar warga masyarakat tahu ini proyek dari mana dan anggarannya berapa, ” ungkap Darmawan, Selasa (6/8/2024).

Wartawan media ini sering memantau dan menanyakan kepada masyarakat setempat namun satu orang pun dari masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi pekerjaan tidak pernah melihat ada nya papan proyek atau papan transparansi yang terpasang di sekitar lokasi pekerjaan sehingga warga masyarakat belum mengetahui asal usul proyek tersebut. Apalagi, dalam pengerjaan proyek tersebut asal asalan.

BACA JUGA :  Sekda Tanjabbar Dampingi Dirjen Bina Pemdes Kemendagri Ke Desa Purwodadi.

Sementara warga setempat, mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya belum tahu persis tentang pembangunan drainase dan sumber dana nya dari mana dan nilai nominalnya berapa.

“Karena tidak adanya informasi, baik papan proyek yang terpasang dan siapa kontraktornya serta dari dinas apa, maka kami menduga bahwa proyek ini adalah proyek siluman dan terkesan asal jadi,” tandasnya.

Tidak hanya papan informasi, papan pemberitahuan jika ada pekerjaan pun tidak ada dilokasi bekerja. Serta para pekerja tidak memakai APD lengkap.

Sementara, hingga berita ini diterbitkan pihak kontraktor Bakar belum dapat dikonfirmasi.

Berita Terkait

Gudang Berpagar Seng di Jambi Diduga Jadi Sarang BBM Ilegal, Warga Resah Terancam Bahaya Kebakaran!
SEKDA Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat
BUMDesa Lampisi Fakum, Ekskavator Tak Masuk Kas: PMD Akan Turun Gunung
Ketua BUMDesa Lampisi Mengaku Fakum 2 Tahun, Sewa Ekskavator Diduga Tidak Masuk Kas!
Bersama Ketua DPRD, Bupati Anwar Sadat Kukuhkan Prestasi: Tanjab Barat Raih WTP ke-8 Kali Berturut-turut
Sitaan Lobster Rp7 Miliar: Pelepasan Misterius, Media Pertanyakan Keterbukaan
Peringatan 80 Tahun Pemkot Jambi, Bupati Anwar Sadat Resmikkan Sinergi Strategis : Tanjab Barat dan Kota Jambi Melangkah Bersama Wujudkan Kesejahteraan
Berdiri Sekian Tahun, BUMDesa Lampisi Diduga Tak Beri Manfaat Nyata, Aset dan Pendapatan Diduga Dikuasai Sepihak
Berita ini 380 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:02

Gudang Berpagar Seng di Jambi Diduga Jadi Sarang BBM Ilegal, Warga Resah Terancam Bahaya Kebakaran!

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:37

SEKDA Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:36

BUMDesa Lampisi Fakum, Ekskavator Tak Masuk Kas: PMD Akan Turun Gunung

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:40

Ketua BUMDesa Lampisi Mengaku Fakum 2 Tahun, Sewa Ekskavator Diduga Tidak Masuk Kas!

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:13

Bersama Ketua DPRD, Bupati Anwar Sadat Kukuhkan Prestasi: Tanjab Barat Raih WTP ke-8 Kali Berturut-turut

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:04

Peringatan 80 Tahun Pemkot Jambi, Bupati Anwar Sadat Resmikkan Sinergi Strategis : Tanjab Barat dan Kota Jambi Melangkah Bersama Wujudkan Kesejahteraan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:06

Berdiri Sekian Tahun, BUMDesa Lampisi Diduga Tak Beri Manfaat Nyata, Aset dan Pendapatan Diduga Dikuasai Sepihak

Senin, 1 Juni 2026 - 14:30

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkab Tanjab Barat Tekankan Pengamalan Nilai Luhur Sebagai Kekuatan Hadapi Tantangan Global

Berita Terbaru