Koperasi Sehati Makmur Abadi Sungai Rengas Diduga Berkedok Rentenir Dandim 0415/Jambi sambut Tim The Rising Tide-A Resonance 2023 ke Titik Finish di Wilayah Kodim 0415/Jambi Tolak Relokasi Rempang Batam, Aliansi Bangsa Bersatu Melayu Tanjabtim Gelar Aksi Solidaritas Ikut Meramaikan Open Turnamen Badminton, PB Arvi Turunkan Atlet Legend HUT Ke-3, Media Deteksijambi Adakan Turnamen Bola Voli

Home / Nasional

Minggu, 2 Oktober 2022 - 10:54 WIB

Sepakbola Indonesia Berduka, Ratusan Nyawa Jadi Korban

INSPIRASIJAMBI.COM – Kerusuhan persebak bola Indonesia terjadi di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) antara Arema FC VS Persebaya Surabaya. Akibatnya ratusan menjadi korban nyawa.

Kerusuhan ini bermula dari lawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3 dalam derbi Jatim pada pekan ke-11 Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam WIB. Dalam keterangan resmi ada sekitar 127 orang tewas, bahkan ada yang teridentifikasi masih anak-anak.

Menurut Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta dalam jumpa pers di Kabupaten Malang, Jawa Timur, mengatakan ada 127 orang yang meninggal dunia. Korban tersebut berasal dari Aremania dan dua anggota polisi.

BACA JUGA  Menghindar Dari Patroli Kepolisian, Pembalap Liar Di Tungkal Ulu Dan Batang Asam Terkesan Kucing-kucingan.

“Dalam kejadian itu, telah meninggal 127 orang, dua adalah anggota Polri,” kata Nico, dilansir dari Antara.

Nico menjelaskan sebanyak 34 orang dilaporkan meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, sementara sisanya meninggal saat mendapatkan pertolongan di sejumlah rumah sakit setempat.

Menurutnya, hingga saat ini terdapat kurang lebih 180 orang yang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit tersebut. Selain korban meninggal dunia, tercatat ada 13 unit kendaraan yang mengalami kerusakan, 10 merupakan kendaraan Polri.

BACA JUGA  Urai Kemacetan di Batanghari, Polsek Tembesi Turun ke Jalan

“Masih ada 180 orang yang masih dalam perawatan. Dari 40 ribu penonton, tidak semua anarkis. Hanya sebagian, sekitar 3.000 penonton turun ke lapangan,” tambahnya.

Dari informasi yang dihimpun Suaramalang.id, seorang Aremania Kecil, sebutan untuk suporter Arema FC anak-anak, turut menjadi korban tragedi.

Kericuhan terjadi buntut kekecewaan Aremania usai Arema FC kalah dari tim tamu Persebaya dengan sekor 2-3. Usai peluit panjang dibunyikan tanda pertandingan berakhir, sejumlah Aremania memasuki lapangan untuk meluapkan kekecewaan lantaran kalah dari rival.

BACA JUGA  Jelang Pilpres 2024, "Serikat Pekerja Batang Hari Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden"

Tak lama kemudian, aparat menembakkan gas air mata untuk ke arah tribun penonton. Akibatnya, ribuan suporter yang masih memenuhi tribun panik menyelematkan diri.

“Kalau di stadion di depan saya ada dua meninggal, lalu di dekat ruang presscon juga ada dua. Masih bocah-bocah,” tuturnya.

Share :

Baca Juga

Breaking News

Update ! Info Sistem Kelistrikan UP3 Jambi

Berita

Tampil Beda!! IPTU Ivan Disebut-sebut Seorang Ustadz.

Berita

Distrik V PT WKS Pasilitasi Apel Siaga Karlahutla Kecamatan Batang Asam.

Batanghari

Khitanan Massal HUT Media Inspirasi Jambi, Calon Istri Redaksi Saksikan Jalannya Acara

Breaking News

Anniversary 1 Tahun PT Inspirasi Jambi Grup Akan Lakukan Ini Di Agustus mendatang.

Berita

Jaksa Agung ST Burhanuddin Berbicara Ringan Tentang Bulan Suci Ramadhan.

Berita

Aktivis Masjid JAMIUNNAS Desa Pematang Pauh Gelar Buka Bersama Dan Lakukan Kegiatan Lainnya.

Berita

PAN Dan Golkar Resmi Gabung Koalisi Gerindra PKB !, Usai Deklarasi “Prabowo Subianto Capres 2024”