Hari Pertama Ngantor, Gubernur Al Haris Halal Bihalal Dengan Ratusan Pegawai Pemprov Terungkap Pembunuhan Driver Maxim di Jambi, Begini Kronologisnya 100 Personel Satbrimob Polda Jambi di Berangkatkan Ke Papua Sukses Digelar, MTQ Tingkat Desa Sungai Puar Resmi Ditutup Kasus Pembunuhan Syifa Di Batanghari Belum Terungkap, Masyarakat Berbondong-Bondong Galang Dana Untuk Keadilan

Home / Berita / Breaking News / Nasional / Tanjabbar

Minggu, 12 Februari 2023 - 20:07 WIB

Masyarakat Kota Jambi Akan Buat Aksi Penolakan Terhadap Armada Angkutan Batu Bara. Bagai mana masyarakat Merlung, Tungkal Ulu, Batang Asam.

 

Tanjabbar – Di kabarkan masyarakat kota Jambi akan melakukan aksi penolakan terkait jalan nasional Provinsi Jambi di jadikan jalan angkutan batu bara. Hal ini dinilai hanya menguntungkan pelaku usaha batu bara dan merugikan masyarakat provinsi Jambi.

 

Beredar informasi tentang rencana aksi penolakan masyarakat kota Jambi di laman FB dan grup WhatsApp yang akan di gelar pada kamis 16 Pebruari 2023 mendatang.

 

Aksi tersebut di nilai atas kegerahan masyarakat provinsi Jambi tentang armada batu bara, makin hari, makin ramai di jalan provinsi Jambi. Namun tidak ada ke untungan bagi masyarakat, sebaliknya masyarakat hanya mendapat dampak yang dinilai nagatip bagi kesehatan atas debu batu bara serta dampak macet nya jalanan provinsi akibat armada angkutan batu bara tersebut.

BACA JUGA  Pokok Kelapa Sawit Terlihat Kokoh Dipinggir Sungai/Waduk, Diduga PT Bukit Kausar Tidak Indahkan PP Nomor 38 Tahun 2011 Tentang Sungai.

 

Di sisi lainnya, jalan provinsi Jambi, bagian wilayah Tanjung Jabung Barat juga terlihat ramai armada angkutan batu bara, namun di tempat ini lebih parah lagi.

 

Armada angkutan batu bara wilayah Tanjung Jabung Barat, terlihat menggunakan mobil Fuso dengan muatan di atas dari ketentuan dalam surat edaran gubernur Jambi no 8 tentang angkutan batu bara. Selain itu armada angkutan batu di wilayah ini tidak mengenal aturan yang tertuang dalam surat edaran gubernur Jambi tersebut.

BACA JUGA  Jumat Curhat ! Ormas, LSM Serta Pemerhati Lingkungan Di Undang Polda Jambi

 

Menurut pantauan awak media di lokasi lintas timur, armada angkutan batu bara jenis Fuso beroperasi siang dan malam, dari pagi hingga pagi.

 

Surat edaran gubernur Jambi yang mengatur tentang angkutan dan jam beroperasi armada batu bara di jalan umum tidak di indahkan oleh pelaku usaha angkutan batu bara. Dengan demikian pelaku usaha angkutan batu menampak kan Taji yang runcing serta ketangguhannya hingga ia mampu menkangkangi surat edaran gubernur Jambi.

BACA JUGA  PLN ULP Kuala Tungkal Jalankan Program Transisi Energi Dengan Melakukan Dedieselisasi PT WKS Daya 900.000 VA

 

Beranikah gubernur Jambi menindak Pelaku Usaha Angkutan Batu Bara tersebut ? Masyarakat menunggu ketegasan Gubernur Jambi.

 

Di samping itu, masyarakat Tanjung Jabung Barat turut gerah dengan armada angkutan batu bara yang dinilai ungal-ugalan jika sudah Tampa muatan. Dan jika bermuatan mobil angkutan batu bara jenis Fuso ini pun meyebarkan debu batu bara hingga pengguna jalan yang kebetulan dibelakang nya turut dibuat menghirup suber penyakit tersebut.

 

Atas hal ini masyarakat Tanjung Jabung Barat berharap kepada Bupati dan gubernur Jambi agar mengatasi persoalan tersebut. (..)

Share :

Baca Juga

Breaking News

Bocah 6 Tahun di Marosebo Ulu Tenggelam di Sungai Batanghari

Breaking News

Perkelahian Berujung Maut, Siswi SMP di Marosebo Ulu Meninggal Dunia

Breaking News

Dinas Kehutanan Provinsi Jambi Di Duga Tidak Berdaya Hilang Nya Hutan Cagar Alam Di Muara Papalik, Kabupaten Tanjabbar. Tegakkan UU No 5/1990 !!!!

Berita

Potensi Kelapa Sawit Dalam Menunjang Sektor Perekonomian Tanjung Jabung Barat

Batanghari

Mubakir Lutfi Ketua DPD Partai PKS Optimis, PKS Raih Kursi Pimpinan DPRD Batang Hari.

Berita

PJ. Bupati Kerinci Asraf Resmikan Smart Green House Dan Sentra Perbenihan Kentang

Berita

Cegah Lakalantas, Polantas Batanghari Pasang Spanduk Himbauan di Titik Rawan

Berita

Proyek Revitalisasi Danau Sipin Kota Jambi Double Metode