Naas, Banjir di Marosebo Ulu Telan Tiga Korban Sekaligus Sengit Perebutan Kursi Terakhir DPRD di Dapil 4 Batanghari, Antara Mukhsin dan Ali Ahbar Suara Ivanda Sukandar Meledak di Marosebo Ulu, Tim Ucapkan Terimakasih Baru 1 Hari, Naik Air Capai Satu Meter di Marosebo Ulu Berikut Nama-nama Caleg PPP yang Diperkirakan Raih 10 Kursi di Batanghari

Home / Berita

Senin, 26 September 2022 - 22:08 WIB

Diduga Cemari Sungai Batu Ampar, DLH Jambi Langsung Turun Check Kolam

DLH Provinsi Jambi Turun Check Kolam Limbah PT.PGK Hari ini

 

JAMBI – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi, tanggapi terhadap informasi dari Tim Masyarakat Pemerhati lingkungan (TMPL) Provinsi Jambi.

Dengan jarak tempuh sekira 2 jam perjalanan dari pusat Kota Jambi. Tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi, mendatangi PT. Palma Gemilang Kencana yang berada di Desa Bukit Tempurung, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi pada Senin (26/9/2022).

Kedatangan tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ini, selain check kolam limbah di PT. PGK tersebut. Mereka juga mengambil Sampel air limbah, baik itu di kolam pembuangan, bahkan sampai ke hiliran aliran sungai Batu Ampar yang diduga tercemari.

BACA JUGA  Bupati Anwar Sadat Lantik Pejabat Sekda Tanjung Jabung Barat

Menurut Hamdi Zakaria dari Tim Masyarakat Pemerhati Lingkungan (TMPL) Provinsi Jambi mengatakan akan menunggu hasil perkembangan dari pihak dinas lingkungan hidup provinsi Jambi.

“Kita lihat dulu perkembangan, kita akan tunggu hasil lab dari DLH ini,” Kata Hamdi.

Ia menambahkan, Jika terbukti adanya limbah yang dikolam terakhir, atau dugaan limbah yang mencemari aliran sungai Batu Ampar ini diatas ambang batas, maka TMPL bersama masyarakat akan meminta pihak terkait memberikan sangsi pemerintah.

BACA JUGA  PJ. Bupati Kerinci Saksikan Pemusnahan Kertas Suara Rusak Pemilu 2024

“yaitu penghentian sementara operasional pabrik, atau bahkan sangsi pencabutan izin, jika memang warga setuju,” Sebutnya.

Menurut Hamdi, limbah pabrik kelapa sawit meskipun sudah di olah, limbah yang dibuang ke sungai, diduga belum memenuhi baku mutu yang ditetapkan.

Untuk itu diperlukan alternatif pengolahan secara alami dengan metode fitoremediasi yang memanfaatkan tanaman Rupa Latifokia.

Fitoremediasi merupakan salah satu teknologi yang secara biologi yang memanfaatkan tumbuhan atau mikroorganisme yang dapat berasosiasi untuk mengurangi Paliyan lingkungan baik pada air, tanah dan udara yang diakibatkan oleh logam atau bahan organik.

BACA JUGA  Kemenag Gelar KSM Secara Nasional, Dua Siswi MTS Negeri 8 Batanghari Raih Juara 1

Menurut Hamdi Zakaria, pengolahan limbah cair yang kurang baik tidak dapat menurunkan parameter parameter pencemar terutama parameter kimia yaitu kadar BOD dan COD seperti atau sesuai Keo-5/MEN LH/995, yaitu baku mutu 350 mg/l.

“Jika kolam limbah pabrik kelapa sawit dilengkapi dengan pemakaian mikrobelift di kolam limbah, juga dapat membantu dalam menurunkan parameter limbah secara menyeluruh, BOD, COD TSS, Ammonia, Minyak dan lemak mempercepat process anaerobic, mempersingkat proses hydrolisis,” tutup Hamdi. (Tim)

Share :

Baca Juga

Berita

Pengamanan KTT ASEAN Di Labuan Bajo, Polri Siapkan 2.627 Personel Dan Satgas.

Batanghari

Sekda Batang Hari Hadiri Pemusnahan barang Bukti Oleh Kejaksaan Negeri.

Batanghari

Kapolres Batanghari Sebut Belum Menerima Laporan Tentang Penyerobotan Kebun Karet Oleh PT. KSJ.

Berita

Ada Apa Proyek Revitalisasi Danau Sipin Kota Jambi Senilai 24 M di PL kan

Berita

PKS Amankan 5 Kursi DPRD Provinsi Jambi, 1 Kursi Untuk Dapil 6

Berita

PLN SERING PADAM, MASYARAKAT 5 KECAMATAN UNJUK RASA DITUGU JUANG MERLUNG

Berita

Listrik Baik !! Manager PLN ULP Kuala Tungkal Bersama Seluruh Petugas Berjibaku Bersihkan Tanaman Tumbuh.

Berita

Tim Gabungan TNI-POLRI Lakukan Sosialisasi Cegah Kejahatan Geng Motor di Kota Jambi