MUARO JAMBI — Koordinator Manggala Agni Wilayah Provinsi Jambi, Bapak Rinaldi, S.P., M.Si., hadir dalam rapat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan yang digelar di Ruang Rapat Penanggulangan Karhutla, Makorem 042/Gapu, pada Selasa pagi. (18/8/2026)
Rapat dipimpin langsung oleh Brigjen TNI Nyamin, S.I.P., M.M., Danrem 042/Gapu yang juga menjabat Pelaksana Harian Dansatgas Penanganan Karhutla Provinsi Jambi.
Turut hadir jajaran Forkopimda, Karo Ops Polda Jambi, Wakapolres Muaro Jambi, Dandim 0415/Jambi, Kepala Kejaksaan Negeri Muaro Jambi, serta Kepala Pelaksana BPBD tingkat provinsi maupun kabupaten. Hadir pula perwakilan Dinas Kehutanan, Dinas Perkebunan, Dinas Lingkungan Hidup, BMKG Jambi, Basarnas, Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB), Damkar Kabupaten Muaro Jambi, dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Rinaldi mendapat kesempatan menyampaikan paparan, masukan, dan saran terkait penanganan karhutla. Beliau menegaskan bahwa Manggala Agni merupakan bagian dari Satgas Darat yang siap turut berperan aktif dalam operasi dan upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.
“Kolaborasi serta kerja sama yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan di lapangan sangat menentukan keberhasilan setiap operasi yang dilaksanakan,” ujar Rinaldi.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pemantauan berkelanjutan dan sistem peringatan dini (early warning) sebagai dasar dalam menetapkan target operasi serta mengidentifikasi wilayah yang memerlukan penanganan lebih intensif. Selain itu, pemetaan menyeluruh terhadap seluruh sumber daya pemadam di lapangan dan pemberdayaan Masyarakat Peduli Api (MPA) yang telah dilatih menjadi langkah strategis agar pemadaman dini dapat dilakukan sebelum personel tiba di lokasi.
Rinaldi juga mengingatkan perlunya perhatian bersama terhadap restorasi lahan gambut. Ia menyampaikan bahwa sebagian infrastruktur pengendali air di lahan gambut — mulai dari sekat kanal, sumur bor, hingga embung — saat ini berada dalam kondisi tidak layak dan ada yang sudah tidak berfungsi.
Rapat koordinasi ini menjadi landasan penting bagi seluruh elemen terkait untuk memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla di Provinsi Jambi.







