Respons Arahan Presiden soal Darurat Sampah, Bupati Tanjab Barat Tinjau Langsung TPA Lubuk Terentang

Avatar

- Redaksi

Minggu, 15 Februari 2026 - 17:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuala Tungkal, – Merespons arahan Presiden Republik Indonesia terkait penanganan darurat sampah, Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., turun langsung meninjau pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Lubuk Terentang, Desa Lubuk Terentang, Kecamatan Betara, Jumat (06/02/2026).

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut hasil Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, pada 2 Februari 2026, serta Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI Nomor 2567 Tahun 2025 tentang Penetapan Daerah dengan Kedaruratan Sampah dan Surat Nomor D.430/A/PLB.3.3/01/2026 tentang Kinerja Pengelolaan Sampah.

Sebelum melakukan peninjauan lapangan, Bupati Anwar Sadat memimpin ekspose dan pembahasan rencana pengelolaan sampah di Ruang Rapat Bupati. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan sekaligus Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Asisten Administrasi Umum sekaligus Plt. Kepala Dinas Sosial, Kepala Bapperida, Kepala DPMPTSP, Kepala Dinas PMD, Kepala BKAD, Kepala Dinas PUPR, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Perikanan, serta Kabag Perekonomian. Dalam forum tersebut, DLH memaparkan sejumlah langkah optimalisasi pengelolaan sampah daerah.

BACA JUGA :  Berasal dari Keluarga Sederhana, Caleg Irwanto Ingin Berbuat Lebih Kepada Masyarakat

Bupati Anwar Sadat menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam menyelesaikan persoalan persampahan secara serius dan terukur. Ia menyebutkan TPA Lubuk Terentang memiliki luas sekitar 9,5 hektare, dengan 4,5 hektare telah dimanfaatkan dan sekitar 5 hektare masih siap dikembangkan.

“Presiden telah memerintahkan seluruh pemerintah daerah agar menyelesaikan persoalan sampah secara sungguh-sungguh dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Ini menjadi perhatian serius bagi kita,” tegas Bupati.

BACA JUGA :  Kapolresta Jambi Pimpin Sertijab Kasat Narkoba dan Serah Terima Tugas Kasat Binmas

Menurutnya, persoalan sampah yang bersumber dari rumah tangga, pasar tradisional, perkantoran, hingga fasilitas publik memang sudah ditangani, namun belum optimal. Dalam waktu satu hingga dua minggu ke depan, Pemkab akan mendorong sampah yang ada di TPA ke kolam penimbunan dan menutupnya dengan tanah, disertai penyiapan sistem pengelolaan air lindi sesuai standar.

“Air lindi akan ditampung di kolam khusus dan diuji setiap enam bulan agar tidak mencemari sungai maupun membahayakan masyarakat sekitar. Ini adalah bagian dari tindak lanjut konkret atas arahan Presiden,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa Pemkab Tanjab Barat telah memiliki mesin pemilah dan pencacah sampah. Sampah plastik akan diolah menjadi biji plastik, sementara sampah organik diolah menjadi pupuk. Saat ini, pengoperasian alat tersebut tinggal menunggu masuknya aliran listrik ke lokasi TPA yang masih dalam proses penyelesaian.

BACA JUGA :  Cabjari Tembesi Tetapkan Tersangka Proyek Bumdes

Ke depan, Pemkab juga berencana menambah armada pengangkut sampah serta meningkatkan kapasitas dan keterampilan petugas kebersihan guna mendukung sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

Di akhir kunjungannya, Bupati Anwar Sadat mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam pengelolaan sampah dengan memilah sampah sejak dari rumah tangga.

“Mari kita biasakan memilah sampah, mana plastik, mana organik, dan sisa makanan. Buanglah sampah pada tempat yang telah disediakan, khususnya di pasar dan pusat kota. Jangan membuang sampah ke sungai atau di bawah rumah karena dampaknya akan kembali ke kita semua,” pungkasnya.

Berita Terkait

ADA APA DENGAN DANA BOS SMPN 2 TANJAB BARAT? Dugaan Anggaran Boros Tak Berbekas, Mantan Kepsek Diduga Lakukan Pungli Ratusan Ribu Per Siswa!
BUMDESMA ASTAN JAYA BATANG ASAM BERASIL MENGELOLA KETAHANAN PANGAN.
Bendahara Desa Rawa Medang Akui Dana di Atas Rp 50 Juta Ditarik & Disimpan Langsung Oleh Kades
Dugaan Penyimpangan Dana Desa Rawa Medang, Kadis PMD Tegas: Kami Panggil Pekan Depan, Akan Selidiki & Libatkan Inspektorat!
Dugaan Penyimpangan Dana Desa Rawa Mefang, Kadis PMD Tegas: Kami Panggil Pekan Depan, Akan Selidiki & Libatkan Inspektorat!
Malam Perpisahan Kajari Anton Rahmanto, Pemkab Tanjab Barat Sampaikan Apresiasi Penuh Haru
Wabub Katamso Sambut Tim Kementerian Kehutanan, Mangrove Pangkal Babu Diproyeksikan Jadi Pilar Ketahanan Pesisir
Bupati Anwar Sadat Sambut Menkes dan Gubernur Jambi di RSUD kH Daud Arif, Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Daerah
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 15:33

ADA APA DENGAN DANA BOS SMPN 2 TANJAB BARAT? Dugaan Anggaran Boros Tak Berbekas, Mantan Kepsek Diduga Lakukan Pungli Ratusan Ribu Per Siswa!

Senin, 11 Mei 2026 - 13:07

BUMDESMA ASTAN JAYA BATANG ASAM BERASIL MENGELOLA KETAHANAN PANGAN.

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:04

Bendahara Desa Rawa Medang Akui Dana di Atas Rp 50 Juta Ditarik & Disimpan Langsung Oleh Kades

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:58

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Rawa Medang, Kadis PMD Tegas: Kami Panggil Pekan Depan, Akan Selidiki & Libatkan Inspektorat!

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:55

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Rawa Mefang, Kadis PMD Tegas: Kami Panggil Pekan Depan, Akan Selidiki & Libatkan Inspektorat!

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:59

Wabub Katamso Sambut Tim Kementerian Kehutanan, Mangrove Pangkal Babu Diproyeksikan Jadi Pilar Ketahanan Pesisir

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:55

Bupati Anwar Sadat Sambut Menkes dan Gubernur Jambi di RSUD kH Daud Arif, Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:16

PLN ULP Kuala Tungkal: Pekerjaan Peningkatan Jaringan, Pemadaman Terjadwal Sabtu 9 Mei 2026 Demi Layanan Lebih Andal

Berita Terbaru