Warga Resah, Oknum Diduga Pungli Program Sertifikat Gratis di Sungai Rengas

Avatar

- Redaksi

Kamis, 4 September 2025 - 15:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANG HARI – Program pemerintah terkait pembuatan sertifikat tanah gratis di Kabupaten Batang Hari diduga dimanfaatkan oleh oknum aparat kelurahan untuk melakukan pungutan liar (pungli). Informasi ini beredar dari keluhan warga yang melapor melalui media sosial Info Batang Hari, pada Kamis (4/9/2025).

Seorang warga Kelurahan Simpang Sungai Rengas, Kecamatan Maro Sebo Ulu, mengungkapkan bahwa dirinya bersama keluarga dan tetangga sempat diminta membayar biaya sebesar Rp500 ribu per orang oleh salah seorang oknum pegawai kelurahan. Warga diminta membayar setengahnya terlebih dahulu, dengan janji sisanya dibayarkan ketika sertifikat tanah sudah selesai.

BACA JUGA :  Hikmawati, Mengidap Kanker Butuh Pertolongan Bupati Batanghari Serta Para Dermawan.

Namun, hingga hampir setahun lamanya, sertifikat yang dijanjikan tak kunjung diterima. Saat warga menanyakan kembali, oknum tersebut berdalih kuota program sudah penuh.

BACA JUGA :  Ini Daftar Pejabat Struktural dan Fungsional Yang Dilantik Bupati Fadhil Arief

“Seharusnya kalau memang kuota penuh, uang kami dikembalikan, bukan malah dibiarkan begitu saja,” keluh warga tersebut, seraya meminta identitasnya dirahasiakan.

Keluhan ini bukan hanya dialami satu keluarga saja, tetapi juga sejumlah warga lain di kelurahan tersebut.

Mereka merasa dirugikan karena program pemerintah yang seharusnya gratis justru dijadikan ajang pungutan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

BACA JUGA :  Sepuluh Besar Calon Anggota KPU Tanjabbar 2023-2028, Dua Nama Komisioner Lama, Dan Nama Ketua Bawaslu Ikut Bertenger.

Masyarakat berharap pihak berwenang, baik Pemerintah Kabupaten Batang Hari maupun aparat penegak hukum, dapat segera menindaklanjuti laporan dugaan pungli ini agar tidak semakin merugikan warga.

Awak media mencoba untuk konfirmasi kepada pihak terkait mengenai dugaan pungli sertifikat gratis tersebut.

Berita Terkait

TNI dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Dasal-Pematang Pauh yang Rusak Parah
TANGGAPAN KETUA DPRD: Masalah Jalan Dasal-Pematang Pauh Akan Disampaikan ke Dinas PU, Diupayakan Masuk APBD-P 2026
JALAN LINTAS DASAL-PEMATANG PAUH Prioritas! Rusak Parah, Warga Banyak Jadi Korban Jatuh
SIDANG KI JAMBI: Kades Olak Mengaku Tak Terima Surat, LSM Gerak Banting Bawa Bukti Resi & Tanda Terima!
TERJADWAL! Kadis PMD Pastikan Pemanggilan Pemdes Rawa Medang Dilaksanakan Kamis-Jumat
ADA APA DENGAN DANA BOS SMPN 2 TANJAB BARAT? Dugaan Anggaran Boros Tak Berbekas, Mantan Kepsek Diduga Lakukan Pungli Ratusan Ribu Per Siswa!
BUMDESMA ASTAN JAYA BATANG ASAM BERASIL MENGELOLA KETAHANAN PANGAN.
Bendahara Desa Rawa Medang Akui Dana di Atas Rp 50 Juta Ditarik & Disimpan Langsung Oleh Kades
Berita ini 134 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:21

TNI dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Dasal-Pematang Pauh yang Rusak Parah

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:06

TANGGAPAN KETUA DPRD: Masalah Jalan Dasal-Pematang Pauh Akan Disampaikan ke Dinas PU, Diupayakan Masuk APBD-P 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:38

JALAN LINTAS DASAL-PEMATANG PAUH Prioritas! Rusak Parah, Warga Banyak Jadi Korban Jatuh

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:38

SIDANG KI JAMBI: Kades Olak Mengaku Tak Terima Surat, LSM Gerak Banting Bawa Bukti Resi & Tanda Terima!

Senin, 11 Mei 2026 - 15:33

ADA APA DENGAN DANA BOS SMPN 2 TANJAB BARAT? Dugaan Anggaran Boros Tak Berbekas, Mantan Kepsek Diduga Lakukan Pungli Ratusan Ribu Per Siswa!

Senin, 11 Mei 2026 - 13:07

BUMDESMA ASTAN JAYA BATANG ASAM BERASIL MENGELOLA KETAHANAN PANGAN.

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:04

Bendahara Desa Rawa Medang Akui Dana di Atas Rp 50 Juta Ditarik & Disimpan Langsung Oleh Kades

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:58

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Rawa Medang, Kadis PMD Tegas: Kami Panggil Pekan Depan, Akan Selidiki & Libatkan Inspektorat!

Berita Terbaru