Warga Resah, Oknum Diduga Pungli Program Sertifikat Gratis di Sungai Rengas

Avatar

- Redaksi

Kamis, 4 September 2025 - 15:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANG HARI – Program pemerintah terkait pembuatan sertifikat tanah gratis di Kabupaten Batang Hari diduga dimanfaatkan oleh oknum aparat kelurahan untuk melakukan pungutan liar (pungli). Informasi ini beredar dari keluhan warga yang melapor melalui media sosial Info Batang Hari, pada Kamis (4/9/2025).

Seorang warga Kelurahan Simpang Sungai Rengas, Kecamatan Maro Sebo Ulu, mengungkapkan bahwa dirinya bersama keluarga dan tetangga sempat diminta membayar biaya sebesar Rp500 ribu per orang oleh salah seorang oknum pegawai kelurahan. Warga diminta membayar setengahnya terlebih dahulu, dengan janji sisanya dibayarkan ketika sertifikat tanah sudah selesai.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Batanghari Hadiri Penutupan MTQ ke-54

Namun, hingga hampir setahun lamanya, sertifikat yang dijanjikan tak kunjung diterima. Saat warga menanyakan kembali, oknum tersebut berdalih kuota program sudah penuh.

BACA JUGA :  Pemkab Batanghari Laksanakan Apel Peringatan Hari Otonomi Daerah Tahun 2024

“Seharusnya kalau memang kuota penuh, uang kami dikembalikan, bukan malah dibiarkan begitu saja,” keluh warga tersebut, seraya meminta identitasnya dirahasiakan.

Keluhan ini bukan hanya dialami satu keluarga saja, tetapi juga sejumlah warga lain di kelurahan tersebut.

Mereka merasa dirugikan karena program pemerintah yang seharusnya gratis justru dijadikan ajang pungutan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

BACA JUGA :  Semaraknya Hari Bhayangkara, Ketua DPRD Batang Hari Mengikuti Jalan Sehat

Masyarakat berharap pihak berwenang, baik Pemerintah Kabupaten Batang Hari maupun aparat penegak hukum, dapat segera menindaklanjuti laporan dugaan pungli ini agar tidak semakin merugikan warga.

Awak media mencoba untuk konfirmasi kepada pihak terkait mengenai dugaan pungli sertifikat gratis tersebut.

Berita Terkait

PLN ULP Kuala Tungkal: Pekerjaan Peningkatan Jaringan, Pemadaman Terjadwal Sabtu 9 Mei 2026 Demi Layanan Lebih Andal
Bupati dan Wabub Tanjab Barat Dampingi Gubernur Jambi Tinjau Lokasi Kebakaran Teluk Nilau : Bantuan Mengalir
Dugaan Cabul di Tanjab Barat, Pria 34 Tahun Jadi Tersangka, Korban Remaja 19 Tahun
PT Velindo Aneka Tani Serahkan Rp 2,7 Miliar untuk Pembangunan Kebun Masyarakat
Bupati Anwar Sadat Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Teluk Nilau
Komitmen Majukan Pendidikan! Ketua DPRD Tanjab Barat Hadiri Upacara Hardiknas 2026
Pro Buruh! DPRD Tanjab Barat Terima Audiensi Serikat Pekerja
Dana Desa Rawa Medang Disorot! Rp 134 Juta Diduga Fiktif, Guru Ngaji Dikabarkan Tak Dibayar 3 Tahun
Berita ini 133 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:16

PLN ULP Kuala Tungkal: Pekerjaan Peningkatan Jaringan, Pemadaman Terjadwal Sabtu 9 Mei 2026 Demi Layanan Lebih Andal

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:53

Bupati dan Wabub Tanjab Barat Dampingi Gubernur Jambi Tinjau Lokasi Kebakaran Teluk Nilau : Bantuan Mengalir

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:09

Dugaan Cabul di Tanjab Barat, Pria 34 Tahun Jadi Tersangka, Korban Remaja 19 Tahun

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:15

PT Velindo Aneka Tani Serahkan Rp 2,7 Miliar untuk Pembangunan Kebun Masyarakat

Senin, 4 Mei 2026 - 23:52

Bupati Anwar Sadat Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Teluk Nilau

Senin, 4 Mei 2026 - 21:28

Pro Buruh! DPRD Tanjab Barat Terima Audiensi Serikat Pekerja

Senin, 4 Mei 2026 - 20:51

Dana Desa Rawa Medang Disorot! Rp 134 Juta Diduga Fiktif, Guru Ngaji Dikabarkan Tak Dibayar 3 Tahun

Senin, 4 Mei 2026 - 12:11

Wabup Katamso Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu untuk Semua

Berita Terbaru