Aktivitas PT Bohai Dibiarkan Oleh Pemkab Hingga Masyarakat Gaduh.

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 21 Oktober 2023 - 13:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANGHARI – PT Bohai subkontraktor PT Jindi South Jambi dalam aktivitas nya dinilai tidak memperdulikan masyarakat setempat semasa itu.

Hal itu di ungkapkan seorang warga Inisial YG Desa Padang Kelapo, Kecamatan Marosebo Ulu, Kabupaten Batang Hari.

YG mengeluhkan dimasa aktif aktivitas PT Bohai.  Armada PT Bohai jenis puso itu selalu melintas di tengah pemukiman, dan mereka selalu bikin ribut pada saat malam hari bahkan sampai subuh. ungkap YG

BACA JUGA :  M.Jaafar, Waka DPRD Batanghari Ditengah Kesibukannya Tetap Menghadiri Pembukaan MTQ KE-52 Tingkat Kecamatan Mersam

“Mobil tronton banyak sekali lewat dan menimbulkan getar hingga saya dan keluarga terbangun dari tidur” tambah YG.

BACA JUGA :  Bupati Tanjab Barat Kukuhkan PNS, PPPk, dan PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Komitmen Reformasi Birokrasi

“Suaranya berisik sekali, di tengah malam” ujarnya mengenang kesewenangan perusahaan.

Diketahui PT Bohai tidak memiliki izin beraktivitas di jalan tersebut.

Dikabarkan jalan penghubung dibeberapa desa tersebut baru saja siap dibangun oleh pemerintah kabupaten Batang Hari, namun sangat disayangkan dimanfaatkan oleh perusahaan PT Bohai.

BACA JUGA :  Pjs Bupati Tanjung Jabung Barat Datang ke Kemendagri Konsultasi persiapan Rakor Kelembagaan dan Ketatalaksanaan Pemkab

Kendati demikian aktivitas perusahaan tersebut sengaja dibiarkan oleh pemkab BATANGHARI

Sampai berita ini diterbitkan pihak Pemkab Batang Hari belum dapat dihubungi (DA)

Berita Terkait

Gudang Berpagar Seng di Jambi Diduga Jadi Sarang BBM Ilegal, Warga Resah Terancam Bahaya Kebakaran!
SEKDA Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat
BUMDesa Lampisi Fakum, Ekskavator Tak Masuk Kas: PMD Akan Turun Gunung
Ketua BUMDesa Lampisi Mengaku Fakum 2 Tahun, Sewa Ekskavator Diduga Tidak Masuk Kas!
Bersama Ketua DPRD, Bupati Anwar Sadat Kukuhkan Prestasi: Tanjab Barat Raih WTP ke-8 Kali Berturut-turut
Sitaan Lobster Rp7 Miliar: Pelepasan Misterius, Media Pertanyakan Keterbukaan
Peringatan 80 Tahun Pemkot Jambi, Bupati Anwar Sadat Resmikkan Sinergi Strategis : Tanjab Barat dan Kota Jambi Melangkah Bersama Wujudkan Kesejahteraan
Berdiri Sekian Tahun, BUMDesa Lampisi Diduga Tak Beri Manfaat Nyata, Aset dan Pendapatan Diduga Dikuasai Sepihak
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:02

Gudang Berpagar Seng di Jambi Diduga Jadi Sarang BBM Ilegal, Warga Resah Terancam Bahaya Kebakaran!

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:37

SEKDA Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:36

BUMDesa Lampisi Fakum, Ekskavator Tak Masuk Kas: PMD Akan Turun Gunung

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:40

Ketua BUMDesa Lampisi Mengaku Fakum 2 Tahun, Sewa Ekskavator Diduga Tidak Masuk Kas!

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:13

Bersama Ketua DPRD, Bupati Anwar Sadat Kukuhkan Prestasi: Tanjab Barat Raih WTP ke-8 Kali Berturut-turut

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:04

Peringatan 80 Tahun Pemkot Jambi, Bupati Anwar Sadat Resmikkan Sinergi Strategis : Tanjab Barat dan Kota Jambi Melangkah Bersama Wujudkan Kesejahteraan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:06

Berdiri Sekian Tahun, BUMDesa Lampisi Diduga Tak Beri Manfaat Nyata, Aset dan Pendapatan Diduga Dikuasai Sepihak

Senin, 1 Juni 2026 - 14:30

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkab Tanjab Barat Tekankan Pengamalan Nilai Luhur Sebagai Kekuatan Hadapi Tantangan Global

Berita Terbaru