Diduga Cemari Sungai Batu Ampar, DLH Jambi Langsung Turun Check Kolam

Avatar

- Redaksi

Senin, 26 September 2022 - 22:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DLH Provinsi Jambi Turun Check Kolam Limbah PT.PGK Hari ini

 

JAMBI – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi, tanggapi terhadap informasi dari Tim Masyarakat Pemerhati lingkungan (TMPL) Provinsi Jambi.

Dengan jarak tempuh sekira 2 jam perjalanan dari pusat Kota Jambi. Tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi, mendatangi PT. Palma Gemilang Kencana yang berada di Desa Bukit Tempurung, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi pada Senin (26/9/2022).

Kedatangan tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ini, selain check kolam limbah di PT. PGK tersebut. Mereka juga mengambil Sampel air limbah, baik itu di kolam pembuangan, bahkan sampai ke hiliran aliran sungai Batu Ampar yang diduga tercemari.

BACA JUGA :  Disinyalir PT APL Buang Limbah ke Sungai, DLH Batanghari dan Polres Batanghari Turun ke Lokasi

Menurut Hamdi Zakaria dari Tim Masyarakat Pemerhati Lingkungan (TMPL) Provinsi Jambi mengatakan akan menunggu hasil perkembangan dari pihak dinas lingkungan hidup provinsi Jambi.

“Kita lihat dulu perkembangan, kita akan tunggu hasil lab dari DLH ini,” Kata Hamdi.

Ia menambahkan, Jika terbukti adanya limbah yang dikolam terakhir, atau dugaan limbah yang mencemari aliran sungai Batu Ampar ini diatas ambang batas, maka TMPL bersama masyarakat akan meminta pihak terkait memberikan sangsi pemerintah.

BACA JUGA :  Wabup Bakhtiar dan Camat Mersam Saksikan Replanting Sawit Warga Bukit Harapan

“yaitu penghentian sementara operasional pabrik, atau bahkan sangsi pencabutan izin, jika memang warga setuju,” Sebutnya.

Menurut Hamdi, limbah pabrik kelapa sawit meskipun sudah di olah, limbah yang dibuang ke sungai, diduga belum memenuhi baku mutu yang ditetapkan.

Untuk itu diperlukan alternatif pengolahan secara alami dengan metode fitoremediasi yang memanfaatkan tanaman Rupa Latifokia.

Fitoremediasi merupakan salah satu teknologi yang secara biologi yang memanfaatkan tumbuhan atau mikroorganisme yang dapat berasosiasi untuk mengurangi Paliyan lingkungan baik pada air, tanah dan udara yang diakibatkan oleh logam atau bahan organik.

BACA JUGA :  Bupati Tanjab Barat Laksanakan Safari Subuh Di Masjid Sabilah Muhtadin Bangkinang

Menurut Hamdi Zakaria, pengolahan limbah cair yang kurang baik tidak dapat menurunkan parameter parameter pencemar terutama parameter kimia yaitu kadar BOD dan COD seperti atau sesuai Keo-5/MEN LH/995, yaitu baku mutu 350 mg/l.

“Jika kolam limbah pabrik kelapa sawit dilengkapi dengan pemakaian mikrobelift di kolam limbah, juga dapat membantu dalam menurunkan parameter limbah secara menyeluruh, BOD, COD TSS, Ammonia, Minyak dan lemak mempercepat process anaerobic, mempersingkat proses hydrolisis,” tutup Hamdi. (Tim)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Koang Sang Pengedar Sabu di Tanjab Barat Tertangkap Basah di Mobil
Bupati Tanjab Barat Tegaskan Camat dan Lurah Harus Jadi Gardan Terdepan Pelayanan Publik
Jalan Rigit Beton Seumur Jagung di Tebing Tinggi Retak, Kualitas Pembangunan Dipertanyakan
Bupati Tanjabbar Lantik Puluhan Pejabat Eselon: Optimalkan Kinerja dan Pelayanan Publik!
Polres Tanjab Barat Perbaiki Jembatan Rusak, Akses Pendidikan dan Pertanian Warga Kembali Lancar
Tok-Tok! AT Didenda Kambing, Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik Ponpes Sholeh Al-Mubarok dan MWC NU Tungkal Ulu
Hasifni Alias Abun Terpilih Jadi Kades Merlung Melalui PAW
Dugaan Mark Up Anggaran DAU Kelurahan Rantau Badak: Camat Akui Beri Teguran Berulang Kali
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:07

Koang Sang Pengedar Sabu di Tanjab Barat Tertangkap Basah di Mobil

Kamis, 11 Desember 2025 - 18:16

Bupati Tanjab Barat Tegaskan Camat dan Lurah Harus Jadi Gardan Terdepan Pelayanan Publik

Kamis, 11 Desember 2025 - 15:09

Jalan Rigit Beton Seumur Jagung di Tebing Tinggi Retak, Kualitas Pembangunan Dipertanyakan

Rabu, 10 Desember 2025 - 16:56

Bupati Tanjabbar Lantik Puluhan Pejabat Eselon: Optimalkan Kinerja dan Pelayanan Publik!

Rabu, 10 Desember 2025 - 15:35

Polres Tanjab Barat Perbaiki Jembatan Rusak, Akses Pendidikan dan Pertanian Warga Kembali Lancar

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:22

Hasifni Alias Abun Terpilih Jadi Kades Merlung Melalui PAW

Senin, 8 Desember 2025 - 11:26

Dugaan Mark Up Anggaran DAU Kelurahan Rantau Badak: Camat Akui Beri Teguran Berulang Kali

Minggu, 7 Desember 2025 - 13:37

Ketua DPRD Tanjab Barat Salurkan Bansos di Desa Tanjung Tayas

Berita Terbaru