Aksi Bajak Laut, Perairan Laut Tanjab Timur Tidak Aman

Avatar

- Redaksi

Kamis, 25 Agustus 2022 - 15:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INSPIRASIJAMBI.COM, TANJAB TIMUR – Setelah bertahun-tahun lamanya tidak terdengar lagi geming-geming ditelinga aksi Bajak Laut. Dua hari yang lalu, pada Subuh (22/8/2022) subuh, Aksi yang menakutkan para nelayan itu kembali terjadi di wilayah perairan laut Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Provinsi Jambi kembali terjadi.

Aksi Bajak Laut (BL) ini memberikan sinyal bahwa perairan laut Jambi khususnya di kabupaten Tanjab Timur kembali tidak aman. Pasalnya, sebanyak 5 orang nelayan Kecamatan Nipah Panjang, Kabupaten Tanjab Timur mengalami peristiwa perampokan pada Senin (22/8) kemarin.

BACA JUGA  Progres Pembangunan Jalan TMMD ke 115 di Kembang Seri Baru Sudah 45 Persen

Yang jadi korban kejahatan tersebut armada nelayan Kecamatan Nipah Panjang KM Nagamas. ABK nya berjumlah 5 orang, dirompak di ambang luar laut Desa Lambur Luar kecamatan Muara Sabak Timur.

Untungnya peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Namun, para perompak berhasil mengambil semua ikan hasil tangkapan, aki pompa air, satelit HP, tas, pakaian dan barang-barang KM Nagamas.

Husin, salah satu ABK kapal motor Nagamas yang di rompak ketika berada di Nipah Panjang langsung melaporkan kejadiannya di pos Pol Airud.

BACA JUGA  Warga Nes Batanghari Temukan Mayat Tak di Kenal Depan Ruko

“Kami dilaut sudah 3 hari melaut, Senin malam Selasa kami membentang jaring lagi disekitar ambang luar desa Lambur. Setelah kami membentangkan jaring kami istirahat dan tidur. Saat subuh sekitar jam 03.00 wib terdengar ada suara pompong merapat ke kapal motor kami dan beberapa orang dari pompong tersebut melompat dengan membawa senjata tajam. Lalu kami semua di kumpulkan di Palka depan dengan ancaman senjata tajam mereka,” kata Husin bercerita tentang peristiwa itu.

BACA JUGA  IBU RUMAH TANGGA DITIKAM OLEH PENAGIH UTANG KOPERASI

“Selang beberapa lama, setelah barang habis dikuras mereka, para perompak itu meninggalkan kami di atas kapal yang tak bisa di hidupkan karena alat alat mesin diambil juga,” tambah Husin.

Dengan kondisi KM Nagamas yang tidak bisa hidup itu terpaksa mencari bantuan nelayan lain untuk pulang ke Nipah Panjang. Sesampai di Nipah ABK KM Nagamas langsung melaporkan peristiwa itu kepada Pol Airud Nipah Panjang. (Pikuradana)

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

LSM MAPPAN Laporkan Dugaan Oknum Caleg DPRD Muaro Jambi Terpilih Gunakan Gelar Akademik Tanpa Hak
Warga Limbur Dibegal di Pelayang Bungo, Polisi Bekuk Pelaku
Begini Motif Pembunuhan Mayat Tanpa Kepala di Bungo
Pelaku Pembunuhan Mayat Tanpa Kepala di Bungo Ditangkap Tim Polres dan Resmob Polda Jambi
Mangibul Marbun Lumban Gaol Pelaku Menyetubuhi Tiga Putri Kandungnya Di Tangkap Polisi
Perjudian Berkedok Pasar Malam di Sukaramai Batanghari, APH Terkesan Tutup Mata
Viral Video Syur Mantan Presma UNJA ‘Enak Yank, Pameran Akui Sudah Menikah
Warga Minta Polsek Merlung Tindak Mafia BBM Bersubsidi Sesuai Hukum Berlaku, Begini Tanggapan Polisi
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 11:00

Diduga di Bunuh, Mayat Wanita Ditemukan Terkubur di Padang Kelapo

Minggu, 14 Juli 2024 - 20:59

Update Informasi Listrik, Besok Senin Pemeliharaan Jaringan

Kamis, 11 Juli 2024 - 14:00

DPRD Gelar Paripurna Penyampaian Bupati Nota Pengantar Rancangan Perubahan KUA dan PPAS APBD TA 2024

Kamis, 11 Juli 2024 - 13:51

Bersama Ketua DPRD, Bupati Tanjabbar Hadiri Penyerahan LHP LKPP 2023

Kamis, 11 Juli 2024 - 13:32

Bupati Dorong Dekranasda Tingkatkan Promosi Ekonomi Kreatif di Tanjabbar

Kamis, 11 Juli 2024 - 13:22

Panen Padi di Desa Tanjung Senjulang, Bupati Komitmen Majukan Petani

Kamis, 11 Juli 2024 - 10:46

Buah Transformasi, PLN Raih Kinerja Terbaik Pada Tahun 2023

Senin, 8 Juli 2024 - 11:36

Tim U-15 Marosebo Ulu Berhasil Meraih Juara 1 Piala Askab PSSI Batanghari

Berita Terbaru